perubahab break

Breaking News:
Loading...

coba3

contoh12

coba3

KIRIM1

Master

Beli sekarang dengan PayPal

TVLIPANRI

Daftar isi

Gubernur Motivasi dan Ajak Mahasiswa Berkontribusi untuk Sumut


Gubernur Motivasi dan Ajak Mahasiswa Berkontribusi untuk Sumut

MEDAN,( lsmlipanri online )

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi memotivasi dan mengajak para mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) untuk berkontribusi dalam pembangunan Sumatera Utara (Sumut) melalui sumbangan-sumbangan pemikiran yang diperoleh selama duduk di bangku kuliah.

 

“Kami, pemerintah ini hanya sebagai pelaksana. Tapi referensi, riset, dan pusat pengetahuan itu ada di sini, di universitas. Untuk itu, anak-anakku mahasiswa, tuntutlah ilmu dengan benar dan sungguh-sungguh. Pergunakan ilmu itu untuk menjadi solusi permasalahan yang ada di Sumut,” ujar Edy Rahmayadi saat menghadiri acara Colour Run Dies Natalies USU ke-66 di Gedung Pancasila USU Jalan Universitas, Minggu (30/9).


 Kedepan, Edy berharap agar mahasiswa-mahasiswa yang ada di tingkat akhir menyusun skripsi yang berkaitan langsung dengan permasalahan yang ada di tengah masyarakat Sumut. Kemudian, skripsi tersebut akan dijadikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sebagai referensi dalam menyusun program kerja.


“Saya sedang fokus jadikan Sumut provinsi agraris. Kalau kalian punya ide-ide dan inovasi dalam pertanian, kalian tuliskan. Selain bisa menghasilkan produk-produk pertanian yang unggul, hal ini tentunya juga akan berdampak pada kesejahteraan petani-petani di Sumut,” katanya.


 Kepada mahasiswa, Edy juga berpesan untuk selalu menumbuhkan rasa cinta dan bangga kepada daerah. Edy mengingatkan agar di masa depan para mahasiswa, khususnya yang berasal dari Sumut, bersedia kembali dan membangun daerah.


 “Kalian harus bisa jadi pemimpin di daerah sendiri. Dan kalau bisa, pemimpin-pemimpin Sumut di masa depan itu yang muda-muda. Jangan seperti kami lagi, yang tua-tua ini,” canda Edy.


 Edy berharap kegiatan jalan sehat pada Colour Run Dies Natalies USU akan terus ada. Hal ini bermanfaat untuk menumbuhkan suasana akrab dan kebersamaan antara mahasiswa, dosen, rektor dan jajaran pengurus di USU melalui kegiatan yang santai dan tidak formal. Tidak lupa, Edy juga mengajak orang yang hadir untuk mengheningkan cipta dan berdoa untuk saudara-saudara yang sedang tertimpa bencana di Palu dan Donggala.


 Sementara itu, Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu SH MHum mengapresiasi dan berterima kasih kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang telah menyempatkan waktu untuk menghadiri perayaan Dies Natalis USU. “Hari ini, kita sangat berbahagia karena mendapat kunjungan kehormatan dari Bapak Gubernur, bertatap muka langsung dengan kita dan berjalan kaki santai bersama,” tuturnya.


 Runtung menyampaikan bahwa USU akan selalu siap untuk berkolaborasi dan kerja sama dengan pemerintah dalam rangka mewujudkan Sumut yang lebih baik. “Kita akan segera mendata apa yang harus kita lakukan. Untuk langkah awal mungkin pembenahan lingkungan kampus dulu, benahi ruang terbuka hijau USU sehingga bisa bermanfaat tak hanya bagi civitas akademik tapi juga masyarakat,” jelas Runtung.


Colour Run dimulai pukul 07.00 pagi. Gubernur Edy, Rektor USU Runtung, dan lima ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pengajar di USU melakukan lari santai dan ringan mengelilingi USU. Tampak suasana riang dan ceria yang dirasakan oleh peserta saat ditaburi tepung warna-warni pada pos-pos di rute lari yang dilewati. Saat itu, dilakukan pula pelepasan balon dan pengguntingan pita untuk membuka acara perayaan Dies Natalis ke-66.( team )



Gubernur Edy Taburkan 3.000 Benih Ikan ke Sungai Deli



Gubernur Edy Taburkan 3.000 Benih Ikan ke Sungai Deli


MEDAN,( lsmlipanri online )

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menabur sedikitnya 3.000 benih ikan di  Sungai Deli, Minggu (30/9). Diharapkan, benih ikan berbagai jenis itu dapat berkembang biak di Sungai Deli dan berdampak positif bagi masyarakat, khususnya di sekitar sungai.


Gubsu Edy Rahmayadi mengapresiasi kegiatan penaburan benih ikan yang dimotori oleh Yayasan Budaya Hijau Indonesia dan sejumlah komunitas serta relawan peduli sungai lainnya. Karena kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya yang dapat mewujudkan Sumut bermartabat.

 Sumut yang bermartabat, menurut Edy Rahmayadi, bukan hanya untuk masyarakatnya saja, tetapi untuk semua makhluk Tuhan.

 Karena itu, kata Edy, apa yang sudah diberikan Tuhan kepada masyarakat Sumut harus dipelihara bersama, termasuk sungai dan lingkungannya. “Yang paling penting  saat ini kita fokus di sungai.  Kami sudah berdiskusi pada yang berkompeten di bidang ini, nanti kedepan akan kita tindak lanjuti untuk menjaga sungai,” katanya.

 Edy juga sadar, bahwa kegiatan penaburan benih ikan di sungai juga menjadi sindiran bagi pemerintah daerah (Pemda). Meski begitu, pihaknya akan menindaklajuti upaya pelestarian lingkungan dan kawasan sungai yang sudah dilakukan LSM dan komunitas peduli sungai. Termasuk penataan pemukiman penduduk di pinggir sungai.

 “Hari ini kegiatannya, menabur benih ikan di sungai, nah ini yang harus kita lanjuti. Tapi yang saya minta sungainya dulu dibenerin baru kita tabur ikan,” katanya.

 Sementara itu, acara penaburan benih ikan berlangsung lancar. Sejumlah komunitas yang hadir tampak antusias dan saling bekerjasama untuk mensukseskan kegiatan, yang ditandai dengan penaburan benih ikan oleh Gubernur Edy Rahmayadi dan perwakilan komunitas, serta para relawan dari atas boat. Satu persatu kantong plastik berisi benih ikan dibuka dan ditaburkan ke sungai.( team )

Diminta Dukung Pengembangan Peternakan di Sumut


PTPN dan Perkebunan Swasta Diminta Dukung Pengembangan Peternakan di Sumut

MEDAN,( lsmlipanri online )

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengharapkan dukungan PTPN 3, PTPN 4 dan perkebunan swasta dalam pengembangan peternakan di Sumut. Antara lain, bekerjasama dengan masyarakat setempat dalam pengembangan peternakan di daerah masing-masing.



 Demikian disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah pada Pertemuan Kelompok Ternak dan Petugas Inseminator se Sumut, Kamis (27/9) di Hotel Grand Kanaya Jalan Ayahanda/Darusalam Medan.

Untuk itu, menurut Wagub Musa Rajekshah, Pemprov Sumut segera mengeluarkan  instruksi kepada pihak PTPN dan perkebunan swasta. “Tujuan dari instruksi ini agar masyarakat di Sumut mampu meningkatkan hasil peternakan dan menjadikan Provinsi Sumut tercinta kita menjadi nomor satuh penghasil ternak sapi,/kerbau, kambing, babi, ayam dan itik,”katanya.

Wagub menyebutkan, permintaan terhadap bahan pangan asal ternak seperti daging, telur dan susu terus meningkat, seiring dengan peningkatan penduduk dan peningkatan pendapatan masyarakat. Karena itu, Provinsi Sumut sebagai kawasan industri peternakan, pertanian dan perkebunan, harus mampu meningkatkan produksi peternakan.

 “Pembangunan ketahanan pangan dan peternakan harus ditingkatkan, guna tersedianya pangan yang cukup, kesehatan yang prima, mata pencarianan yang menyenangkan, serta harga-harga barang yang terjangkau,”jelas Musa Rajekshah .

Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, populasi sapi potong di Sumut saat ini sebanyak 712.106 ekor, sapi perah 1.948 ekor dan kerbau 108.792 ekor. Sementara kebutuhan daging sapi/kerbau per tahun 24.539 ton. Kebutuhan ini dipenuhi dari produksi lokal sebanyak 19.100 ton, sedangkan sisanya masih dipenuhi dari impor sebanyak 5.439 ton setara dengan 29.232 ekor per tahun.

“Sebagai konsekuensinya penyediaan produk ternak terutama daging sapi/kerbau dituntut untuk terus meningkat, menyikapi hal tersebut, perlu dilaksanakan percepatan populasi ternak di Sumut,”jelasnya.

Dengan potensi sumber daya alam yang tersedia, berupa padang penggembalaan dan lahan perkebunan, baik PTPN ataupun perkebunan swasta di Sumut seluas lebih kurang 1,2 juta hektar, menurut Wagub penyediaan ternak sapi lokal masih sangat berpeluang untuk dikembangkan. “Karena itu, pentingnya dukungan PTPN dan perkebunan swasta dalam hal ini,”ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wagub Sumut Musa Rajekshah menyerahkan secara simbolis bantuan ternak sapi, kerbau, kambing, babi, ayam dan itik untuk kelompok ternak dan menyerahkan handphone kepada petugas inseminator se Sumut.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Dahler Lubis menyampaikan, dalam rangka peningkatan populasi ternak, tahun ini pihaknya menyebarkan ternak sapi potong sebanyak 2.016 ekor untuk 252 kelompok, kerbau 424 ekor untuk 53 kelompok, kambing 2.000 ekor untuk 100 kelompok, babi 1.600 ekor untuk 80 kelompok, ayam 1.750 ekor untuk 5 kelompok, dan itik 6.250 ekor untuk 25 kelompok.

Kata Dahler, demi tercapainya percepatan peningkatan populasi dan sejalan dengan program nasional, telah dilaksanakan kegiatan Upsus Siwab (upaya khusus sapi/kerbau indukan wajib bunting) di 27 kabupaten/kota dengan memberdayakan 350 orang petugas inseminator.

 “Setiap petugas memiliki wilayah kerja yang dapat dihubungi oleh peternak ketika ternaknya birahi atau ada masalah, kemudian petugas akan melakukan inseminasi buatan (kawin suntik) pada sapi/kerbau setiap hari dan  melaporkannya melalui SMS (pesan singkat) atau internet ke sistem pelaporan nasional bernama iSIKHNAS (Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional). Jadi, setiap petugas wajib memiliki handphone untuk menerima laporan dari peternak dan melaporkan kegiatan inseminasi buatan setiap hari ke isikhnas,”paparnya.

Disebutkan juga, target kawin inseminasi buatan di Sumut tahun ini sebanyak 103.800 ekor dan telah tercapai 111.200 ekor (106%) sampai dengan September 2018.

 “Dan tujuan pelaksanaan pertemuan ini adalah memberikan bimbingan dan pelatihan kegiatan pengembangan budidaya ternak, evaluasi kegiatan Upsus Siwab Provinsi Sumatera Utara,memotivasi kelompok ternak dalam mendukung keberhasilan Upsus Siwab, pengembangan pola kemitraan peternakan di daerah ini,” jelasnya.

Sementara, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Sugiono menjelaskan di tahun 2017 Sumut masuk nomor 3 besar dalam bidang produksi sapi, setelah Jawa Timur dan Jawa Tengah. 

“Atas prestasi ini pantas kita apresiasi kepada Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, juga di kabupaten /kota, serta peran para petugas inseminasi ternak yang loyal dan rutin melakukan kegiatan, juga mencatat langsung dan melaporkan  setiap kegiatan yang dilakukan,”paparnya.

Turut hadir di acara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut A Rifai Tambunan, sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut dan kabupten/kota,  perwakilan perguruan tinggi, para  kelompok tani dan inseminator se Sumut.( team )



Konjen Tiongkok Harapkan Jadi Mitra Pemprov


Konjen Tiongkok Harapkan Jadi Mitra Pemprov Wujudkan Sumut Bermartabat

MEDAN, ( lsmlipanri online )

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menyambut baik niat dan harapan Konsulat Jenderal (Konjen) Tiongkok untuk bisa menjadi mitra Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mewujudkan Sumatera Utara Bermartabat.



“Saya berterima kasih dan mengapresiasi kedatangan Bapak Sun Ang. Hubungan baik yang selama ini sudah berjalan mari terus kita tingkatkan,” ujar Musa Rajekshah atau yang sering disapa Ijeck, saat menerima Konjen Tiongkok untuk Medan Sun Ang, di ruang kerjanya lantai 9 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (25/9).

Kepada Sun Ang, Ijeck yang juga didampingi Staf Ahli Gubsu Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset, dan SDA Drs Elisa Marbun memaparkan program-program prioritas yang ingin dikelola dan kembangkan Pemprov dalam mewujudkan Sumut yang bermartabat, yakni perihal ketenagakerjaan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pertanian.

“Kami tentu merasa sangat terbantu, jika Tiongkok ingin bekerja sama dan bermitra mewujudkan cita-cita kami. Sebagai negara yang sudah bersahabat sejak lama, sudah sepatutnya kita saling bantu. Kami pun tentu bersedia bantu, jika Tiongkok butuhkan,” katanya.

Selain program-program prioritas dari Sumut Bermartabat, Ijeck juga terbuka apabila ada program-program yang disarankan oleh Konjen Tiongkok untuk dikembangkan di Sumut. “Selama itu untuk membangun Sumut menjadi lebih baik, kita terbuka jika ada masukan dan saran,” tuturnya.

Sebelumnya, Konjen Tiongkok Sun Ang mengucapkan terima kasih kepada Wagub Sumut Ijeck yang telah menerima kedatangan dirinya dan rombongan. Sun Ang juga mengucapkan selamat kepada Ijeck dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang telah dipercaya mengemban amanah memimpin Sumut hingga lima tahun kedepan.

“Saya berharap, akan ada lebih banyak lagi kerja sama yang kita lakukan. Selama ini, sudah banyak kerja sama antara Tiongkok dan Sumut yang berjalan baik, seperti pembangunan tol. Tiongkok juga merupakan salah satu negara penyumbang wisatawan terbesar untuk Sumut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sun Ang menjelaskan bahwa Tiongkok memiliki program yang disebut jalur sutra maritim. Hal ini sangat berkesinambungan dengan program Presiden RI Jokowi, yaitu menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Sumut juga miliki banyak wilayah pesisir, mungkin nanti bisa kita pikirkan program kerja sama yang bisa menyejahterakan perekonomian masyarakat pesisir,” harapnya.( team )



Mendikbud dan Gubernur Sumut Kobarkan Semangat Peduli Disabilitas


Pembawa Terakhir Obor Asian Para Games di Medan, Mendikbud dan Gubernur Sumut Kobarkan Semangat Peduli Disabilitas


MEDAN , ( lsmlipanri online )

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menjadi pembawa terakhir Obor Asian Para Games 2018 di Kota Medan, setelah menerima estafet obor dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, di Lapangan Benteng, Minggu (23/9), usai diarak keliling Kota Medan.

Mendikbud dan Gubernur kompak mengajak seluruh masyarakat Sumut untuk bersama-sama mengobarkan semangat peduli terhadap disabilitas.



Disampaikan juga, saat ini sedikitnya ada 17 atlet asal Sumut yang akan mewakili Indonesia untuk   bertanding di Asian Para Games 2018. Edy berharap para atlet tersebut dapat mengukir prestasi dan mengibarkan bendera merah putih di ajang bergengsi Asian Para Games 2018.
Terkait pembinaan para atlet, menurut Edy, tidak dapat dilakukan dalam waktu yang singkat.

“Yang  namanya atlet  harus jangka panjang. Dilatih secara bertahap, bertingkat dan berlanjut,” jelasnya.

Sementara itu, Mendikbud Muhadjir Effendy mengharapkan, kehadiran Obor Asian Para Games di Medan selain untuk mengobarkan semangat peduli terhadap disabilitas, juga dapat memupuk dan memperkokoh semangat persatuan, persaudaraan dan kerukunan, serta kerja keras untuk seluruh masyarakat Sumut, khususnya Kota Medan.

Tentang pendidikan untuk penyandang disabilitas, Mendikbud mengatakan, Pemerintah Pusat bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi telah memiliki SKO (Sekolah Keolahragaan)  di seluruh Indonesia,  termasuk di Sumatera Utara.

“ Salah satu tempat atau ruangan yang disiapkan di SKO adalah untuk para siswa yang mengalami disabilitas,” katanya.

Menurut Mendikbud, di SKO para penyandang disabilitas diberi kesempatan untuk mengembangkan bakat dan keterampilannya di bidang olah raga, kemudian di pupuk secara terus menerus sehingga  bisa mencapai prestasi yang  setinggi-tingginya.

“Dengan begitu mereka bisa menjadi manusia secara utuh secara hakikat dan memiliki semangat kemandirian dan percaya diri, dan tentu saja juga bisa mendapatkan penghargaan yang layak sesuai prestasi yang telah diraih,” katanya.

Selain itu, saat ini Kemendikbud juga akan membentuk salah satu Direktorat tersendiri yang tidak bercampur dengan urusan yang lain.

“Jadi khusus untuk menangani siswa disabilitas seluruh Indonensia,” jelasnya.

Sementara itu acara penyambutan terakhir Obor Asian Para Games 2018 di Lapangan Benteng berlangsung meriah. Selain diramaikan puluhan stan UKM yang menyajikan beragam kuliner, juga diisi dengan persembahan tari-tarian tradisional dan modern. Serta dihibur artis ibukota Sammy Simorangkir dan Govinda Band.( team )


Wali Kota Medan Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Mantab Brata Toba 2018


Wali Kota Medan Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Mantab Brata Toba 2018

Medan, ( lsmlipanri online )

Wali Kota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S, MSI menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Mantab Brata Toba 2018 di Lapangan Benteng, Rabu (19/09). Apel Gelar Pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan Personil, Sarana, Prasarana dalam pengamanan Pileg dan Pilpres 2019.



Apel Gelar Pasukan Operasi Mantab Brata Toba 2018 ini dipimpin Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto dan dihadiri Unsur FKPD Sumatera Utara dan FKPD Kota Medan diantaranya Ketua DPRD Sumut, Danlantamal I Belawan.

Dalam membacakan Sambutan Kapolri, Kapolda Sumut mengatakan, Tujuan apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat ini yakni untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum diterjunkan. dengan demikian dalam pelaksanaan tugas akan dilaksanakan dengan baik. "Nantinya Pemilu 2019 akan terselenggara aman, lancar dan damai," Kata Kapolda.

Operasi Mantap Brata Toba 2018 akan berlangsung selama 397 hari sejak 20 September 2018 sampai dengan 21 Oktober 2019.

Selanjutnya Wali Kota, bersama Kapolda Sumut dan Unsur Forkominda menyaksikan simulasi pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 yang digelar di Depan Gedung DPRD Sumut. Berbagai aksi pengamanan digelar oleh personel Polda Sumut dan Polrestabes Medan.

Kemudian kegiatan ditutup dengan deklarasi  Pemilu Damai 2019 yang dibacakan oleh Kapolda Sumut, Wali kota Medan, Ketua DPRD Sumut, Ketua KPU Sumut dan Ketua Bawaslu Sumut serta seluruh Unsur masyarakat. ( team )

Wali Kota Ajak Seluruh ASN Dedikasikan Diri Membangun Medan


Wali Kota Ajak Seluruh ASN Dedikasikan Diri Membangun Medan

Medan, (lsmlipanri online )

               Wali Kota Medan, Drs. H.T Dzulmi Eldin S, M.Si mengajak seluruh jajaran Pemko Medan untuk terus mendedikasikan diri membangun Medan dengan merealisasikan program-program yang telah ditetapkan.


               “Mari kita kaji kembali visi pembangunan kota tahun 2021. Gunakan data dan parameter-parameter yang ada, seperti di RPJMD, Renstra, RKPD, LPPD, dan hasil-hasil penilaian kinerjaa yang selama ini kita terima,” ujar Wali Kota Medan saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Walikota Medan, Senin (17/9).

               Pada upacara yang diikuti oleh Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si, para asisten dan staf ahli, pimpinan OPD, dan ASN di lingkungan Pemko Medan itu, Wali Kota menyatakan, berbagai parameter tersebut dapat dijadikan acuan dalam merumuskan program kerja yang berkelanjutan, yang dapat meningkatkan daya saing, membuat kota menjadi nyaman, aman, dan meningkatkan pendapatan, serta kesejahteraan masyarakat.

               “Saya akan selalu memantau dan mengevaluasi capaian-capaian kinerja yang telah maupun sedang dilaksanakan,” tegas Wali Kota.

               Wali Kota juga mengajak seluruh jajarannya untuk berkerja dengan iklas dan semangat yang tinggi. Menurutnya, diperlukan motivasi yang diri untuk selalu berprestasi terbaik dan selalu berpikir positif.

               “Bekerjalah dengan inovasi, dengan hati dan estetika, jangan asal jadi. Kesampingkan kepentingan pribadi dan utamakan kepentingan masyarakat. Berikan produk pembangunan terbaik bagi masyarakat kota Medan,” pesan Wali Kota.

               Wali Kota juga berharap agar semangat kebersamaan ASN tetap terjalin dan ditingkatkan. Dengan kebersamaan, tambah Wali Kota, visi dan harapan masyarakat pada Pemko Medan bisa tercapai dengan baik.

               Dalam upacara itu, Wali Kota juga mengingatkan agar seluruh ASN Pemko Medan terus meningkatkan disiplin dan kesetiaan pada tugas demi mencapai hasil kerja yang lebih baik.

               “Berdoalah sebelum bekerja dan laksana tugas dengan iklas. Karena memang sebagai aparatur negara kita dituntut melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ada konsekuensi yang harus ditanggung jika kita tidak melaksankan tugas dengan baik,” tanbah Wali Kota seraya mengingatkan, jangan pula karena sanksi baru bekerja dengan baik, namun etos kerja itu harus bangkit dari kesadaran diri sebagai aparatur negara.

               Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengingatkan ASN Pemko Medan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Saling membantu dan mendoakan jika ada yang mendapat musibah, kemalangan, maupun menghadapi masalah.

               “Kita doakan agar persoalan saudara-saudara kita cepat selesai, bukan malah menyebar isu yang tidak baik,” ucap Wali Kota serya mengingatkan, sikap buruk tersebut hanya akan menambah dosa. ( team )


Kerjasama Semua Pihak Dibutuhkan dalam Pembangunan Kesehatan


Kerjasama Semua Pihak Dibutuhkan dalam Pembangunan Kesehatan

MEDAN, ( lsmlipanri online )

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi kiprah Assosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia (AFKSI)  dalam meningkatkan mutu pendidikan dokter Indonesia, sehingga mampu menghadapi tantangan globalisasi. Diharapkan kerjasama semua pihak dalam pembangunan kesehatan untuk kesejahteraan masyarakat.




Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Sumut Agustama pada acara Gala Dinner Pertemuan Ilmiah Tahunan I dan Annual Meeting AFKSI tahun 2018, Sabtu malam (15/9) di Hotel Le Polonia.



“Hendaknya AFKSI dapat terus melaksanakan kegiatan pendidikan dokter yang bermutu, penelitian kedokteran yang bertaraf nasional maupun internasional, serta pengabdian masyarakat di bidang kesehatan,” katanya.



Disebutkannya, Fakultas Kedokteran Swasta sangat berperan dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan dan mencetak dokter yang kompeten, khususnya melalui program pendidikan dokter yang bermutu, sesuai standar pendidikan profesi dokter dan standar kompetensi dokter dari konsil kedokteran Indonesia (KKI). Sehingga mampu menghadapi tantangan globalisasi.



Menurut Gubernur, ada tiga hal yang menjadi kunci di era teknologi industri, yakni Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan, Big Data, dan Internet of Things. “Perguruan tinggi di bidang kedokteran diminta untuk melakukan terobosan penelitian dan inovasi dalam menghadapi teknologi industri 4.0. Lebih luas lagi, perguruan tinggi swasta harus lebih sigap untuk mengetahui perubahan yang tengah terjadi di masyarakat,” ujarnya.



Kuantitas, menurut Gubernur, bukan lagi menjadi indikator utama bagi suatu perguruan tinggi dalam mencapai kesuksesan, melainkan kualitas lulusannya. Kesuksesan sebuah negara dalam menghadapi revolusi industri 4.0, erat kaitannya dengan inovasi yang diciptakan oleh sumber daya yang berkualitas, sehingga perguruan tinggi, termasuk fakultas kedokteran swasta, wajib menjawab tantangan untuk menghadapi kemajuan teknologi dan persaingan dunia kerja di era globalisasi.



“Dalam menciptakan sumber daya yang inovatif dan adaptif terhadap teknologi, diperlukan penyesuaian sarana dan prasarana pembelajaran dalam hal teknologi informasi, internet, analisis big data dan komputerisasi. Perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang terampil dalam aspek literasi data, literasi teknologi dan llterasi manusia,” ujarnya.



Sementara itu, acara Gala Dinner berlangsung meriah dan penuh keakraban. Diselingi persembahan tari-tarian tradisional dan modern dari mahasiswi Fakultas Kedokteran UISU. Pesta durian yang diikuti seluruh hadirin, menjadi penutup Gala Dinner malam itu.



Turut hadir di acara itu, Ketua AFKSI Slamet Santoso, Rektor UISU Mhd Assad, Rektor UMI Pantas Simanjuntak, Dekan FK UISU Abd Haris Pane, dan Dekan FK UMI Eka P Hutasoit, serta seluruh peserta dan undangan lainnya.( team )


Dishub Kota Medan Tertibkan 54 Terminal Liar


Dishub Kota Medan Tertibkan 54 Terminal Liar

Medan ( lsmlipanri online  )

 Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menepati janjinya untuk menertibkan terminal atau pool liar di Kota Medan. Senin (3/9), sebanyak 54 terminal liar di sepanjang Jalan Sisingamangaraja ditutup. Selain melakukan penutupan, para pengusaha angkutan juga menandatangani surat pernyataan yag isinya menyatakan mereka tidak akan mengoperasikan kembali terminal liar tersebut.

Sebelum melakukan penertiban, Dishub lebih dulu melakukan sosialisasi UU LLAJ No. 22/2009, Jumat (31/8) lalu. Dalam sosialisasi tersebut, Dishub minta kepada pengusaha angkutan untuk tidak mengoperasikan terminal liar tersebut. Seluruh angkutan yang ada  baik Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) diharuskan menaikkan dan menurunkan penumpang di Terminal Terpadu Amplas (TTA).

Selain petugas Dishub Kota Medan, penertiban terminal  liar juga melibatkan unsur Poldasu, Brimob, Satlantas Polrestabes Medan,   Satpol PP dan Satlinmas Kota Medan, Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Camat Medan Amplas, lurah dan kepling se Kecamatan Medan Amplas serta Petugas Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Amplas.

Di awali dengan apel yang dipimpin Wadir Lantas Poldasu AKBP K. Ritonga SIK MH di pelataran parkir TTA,  seluruh personel yang berjumlah sekitar 500 orang dibagi menjadi dua tim untuk melakukan penertiban di sepanjang Jalan Sisingamangaraja dan TTA. Sdetelah itu masing-masing tim bergerak menuju lokasi yang menjadi objek penertiban.

Penertiban terminal liar di sepanjang Jalan Sisingamangaraja dipimpin Kadishub Kota Medan Renward Parapat, ATD MT bersama Wadir Lantas Poldasu AKBP K Ritonga SIK MH. Satu persatu terminal liar disambangi tim,apabila tidak bisa menunjukkan surat izin operasional terminal, tim pun langsung menutup dan mengangkut peralatan yang ada seperti meja dan kursi serta mencabut plang maupun spanduk-spanduk.

Setelah itu masing-masing pengusaha angkutan diminta untuk membuat surat pernyataan yang isinya tidak mengoperasikan kembali terminal liar tersebut. Dari sepanjang Jalan Sisingamangaraja, tim menutup sebanyak 54 terminal liar yang selama ini beropetrasi tanpa izin.

“Penertiban yang kita lakukan hari ini untuk menindaklanjuti instruksi Bapak Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin  S MSi. Beliau ingin seluruh terminal liar ditertibkan karena menjadi salah satu pemicu terjadinya kemacetan di Kota Medan. Dari penertiban yang kita lakukan hari ini, sebanyak 54 terminal liar telah kita tertibkan,” kata Renward.

Usai melakukan penertiban, jelas Renward, pihaknya akan kembali melakukan pengawasan untuk memastikan terminal liar yang sudah ditutup tidak beropertasi kembali. “Apabila dalam pengawasan ternyata mereka beroperasi kembali, maka kita tindak sesuai dengan peraturan dan ketentuan berlaku!” tegasnya.

Selain penertiban terminal liar di sepanjang Jalan Sisingamangaraja, satu tim lagi melakukan penertiban di TTA. Penertiban fokus terhadap pedagang makanan dan minuman yang berjualan din badan jalan sehingga menyebabkan kesemrawutan dan mengganggu kelancaran arus keluar masuk angkutan dalam terminal.

Penertiban di TTA, selain disaksikan Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi juga dihadiri Kapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto. Tim membongkar seluruh lapak-lapak pedagang makanan dan minuman di badan jalan. Proses penertiban berjalan dengan lancar, tak satu pun dari para pedagang berusaha melawan maupun menolak penertiban yang dilakukan. Mereka hanya bisa pasrah saat tim membongkar dan mengangkat lapak tersebut.

Di saat penertiban berlangsung, personel dari Dinas Pekerjaan Umum tampak membongkar jalan yang rusak dengan menggunakan jack hammer. Setelah itu dilanjutkan dengan patching (penambalan) sehingga jalan rusak menjadi bagus kembali. Kemudian Dinas PU juga membersihkan tempat bus parkir yang sudah dipenuh sampah dan rumput liar.

Sementara itu Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan mengecek lampu perangan jalan yang rusak di dalam terminal. Selain akan melakukan perbaikan dan penggantian, juga akan dilakukan penambahan titik-titik lampu sehingga TTA akan lebih terang, terutama malam hari serta membuat penumpang merasa lebnih aman dan nyaman ketika berada di dalam terminal

Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi mengatakan, perbaikan jalan rusak dan lampu penerangan jalan, termasuk rencana penambahan titik-titik lampu dilakukan agar TTA menjadi lebih baik lagi sebagai tempat menaikkan maupun menurunkan penumpang. “Dengan demikian tidak ada alasan bagi pengusaha angkutan tidak memasukkan angkutan mereka dalam TTA. Sebab, TTA diupayakan menjadi tempat yang representatif untuk menaikkan dan menurunkan penmumpang,” jelas Wakil Wali Kota.

Sedangkan  Kapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto usai mengikuti penertiban lapak pedagang di TTA mengatakan, mendukung penuh penertiban yang dilakukan, baik terminal liar sepanjang Jalan Sisingamangaraja maupun lapak pedagang di TTA. Sebab, penertiban yang dilakukan ini mendukung salah satu program 100 harinya  menjabat Kapoldasu yakni mengatasi kemacetan.

“Berdasarkan identifikasi yang  telah dilakukan, salah pemicu kemacetan yang terjadi di Kota Medan adalah kehadiran terminal liar di samping menjamurnyua pedfagang kaki lima di seputaran pasar tradisionil. Untuk itu saya besertaa jajaran akan terus mendukung Pemko Medan dalam  menertibkan terminal liar maupun pedagangf kaki lima,” ungkap Kapoldasu.(team)



Wali Kota Medan Ikuti Rakor dan Sinergitas Hubungan Antar Lembaga Pemerintah


Wali Kota Medan Ikuti Rakor dan Sinergitas Hubungan Antar Lembaga Pemerintah

Medan ( lsmlipanri online )

            Wali Kota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S, MSI diwakili Staf Ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Sulaiman Harahap SH, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinergitas Hubungan Antar Lembaga Pemerintah dan Pemerintah Daerah di Hotel Polonia, Jalan Jend. Sudirman, Selasa (04/09). Rakor dan Sinergitas ini digelar dalam rangka peningkatan kewaspadaan nasional menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

              Rakor dan Sinergitas ini dibuka Dirjen Polpum Kemendagri Mayjen Purn Soedarmo, diwakili Direktur Kewaspadaan Nasional Kemendagri, Dr Akbar Ali, dan dihadiri Kesbangpol linmas Provinsi Sumatera Utara, Unsur Forkominda, Camat se Kota Medan.

               Menurut Akbar Ali, Indonesia sebagai bangsa yang kuat harus mempunyai kewaspadaan nasional yang kuat pula sehingga dapat mendeteksi, mengantisipasi sejak dini, dan melakukan aksi pencegahan terhadap bentuk dan potensi ancaman terhadap NKRI.

               "Kegiatan ini mempunyai peranan penting dalam upaya mengantisipasi segala permasalahan yang timbul, terutama menghadapi tahapan agenda politik Nasional Pelaksanaan Pilpres dan Pileg Tahun 2019," Jelasnya.

               Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik menjadi salah satu narasumber.menurut Sulaiman, Rakor dan Sinergitas ini menjadi rujukan, khususnya bagi Pemko Medan agar dapat menyikapi dengan aktif berbagai hal yang berkembang dan dapat mencapai sinkronisasi antara ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat guna diimplementasikan dengan baik oleh Pemerintah Daerah. ( team )

Wakil Wali Kota Buka Pelatihan Penguatan Mutu Manajemen Kepemimpinan Kepala SD se-Kota Medan*


Wakil Wali Kota Buka Pelatihan Penguatan Mutu Manajemen Kepemimpinan Kepala SD se-Kota Medan*

Medan ( lsmlipanri online )

             Wakil Wali Kota Medan,  Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si, membuka Pelatihan Penguatan Mutu Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dasar  Negeri dan Swasta se-Kota Medan, Jumat (31/8) malam di The Hill Resort Sibolangit.



            Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya pundasi pendidikan karakter untuk membentuk pribadi anak agar menjadi pribadi yang baik.

         "Pendidikan karakter sangat di butuhkan oleh peserta didik untuk membentuk pribadi yang baik, bijaksana, jujur, bertanggung jawab, dan bisa menghormati orang lain," ujarnya.

             Akhyar menambahkan guru juga perlu memberikan contoh perilaku yang baik kepada peserta didik, karena perilaku guru merupakan teladan bagi anak didik.

            Di hadapan ratusan kepala sekolah dasar itu, Akhyar mengatakan,  menjadi guru berarti menjadi sosok yang senantiasa digugu dan ditiru. Guru bukanlah sekadar pekerjaan, melainkan pelukis masa depan.

            Masa depan generasi muda bangsa, lanjutnya, ada di tangan orang tua dan guru. Para guru melahirkan keabadian ilmu pengetahuan yang akan tersebar sampai waktu yang tidak diketahui berakhirnya.

            Sebelumnya Hasan Basri dalam sambutan perpisahan mengataka pada jam 24.00 Wib dia sudah habis masa aktifnya sebagai Pegawai Negeri, tentunya saya harus memasuki masa pensiun.

            Dengan hormat saya  kepada Wakil Walikota Medan dan seluruh Kepala - Kepala Sekolah SD baik Negeri maupun Sewasta se kota Medan, disini saya pamintan untuk memasuki masa pensiun saya,"  Hasan dengan suara tetbata bata dan tetharu.
  M. Sinaga selaku ketua panitia mengatakan,Kegiatan ini berlangsung mulai 31 Agustus sampai 6 September 2018 yang dibagi 4 gelombang. Dan setiap gelombang berlangsung selama dua hari.

            Di akhir pembukaan acara, diwarnai dengan pemberian cindera mata dari panitia kepada Hasan Basri, mantan Kepala Dinas Pendidikan Medan, yang telah memasuki masa pensiun oleh Wakil Wali Kota Medan. ( team )


DISHUB SEGERA TERTIBKAN TERMINAL LIAR DI KOTA MEDAN


DISHUB SEGERA TERTIBKAN TERMINAL LIAR DI KOTA MEDAN

Medan (  lsmlipanri online    )

                Dinas Perh ubungan (Dishub) Kota Medan melaksanakan sosialisasi dan himbauan kepada  pemilik pool atau loket angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang tidak mengantongi izin dan tidak layak yang berada di luar kawasan Terminal Terpadu Amplas, Jumat (31/8) di tempat pemberhentian Bus (Pool Bus) liar sepanjang jalan Sisingamangaraja.





                Hal ini dilaksanakan sesuai dengan Instruksi Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin, S, M.Si dan juga Kapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto yang menginginkan seluruh AKDP ditertibkan dan masuk ke dalam Terminal Terpadu Amplas.

                 Sosialisasi yang dipimpin langsung Kepala Dinas Perhubungan (DISHUB) Kota Medan Renward Parapat, ATD, MT bersama dengan Wadir Lantas Poldasu AKBP. K. Ritonga, SIK, MH ini masih berupa tindakan preventif yang bertujuan memberikan pemahaman kepada  pemilik pool-pool bus untuk tidak menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat termasuk di pool yang tidak berizin dan tidak layak, hal sesuai dengan  UU LLAJ No 22 thn 2009 pasall 36 yang berbunyi angkutan penumpang AKAP/ AKDP wajib masuk terminal.

                  Dikatakan Kadishub, pelaksanaan sosialisasi dan himbauan ini juga merupakan hasil rapat forum lalu lintas dan  membentuk tim yang terdiri dari Poldasu, Ditlantas Poldasu, Sabhara, Polrestabes Medan, Satlantas Polrestabes Medan, Polsek, Dishub Provsu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dishub Kota Medan, Satpol PP Kota Medan, dan Balai Perhubungan Darat.

                  “Kegiatan yang hari ini kita lakukan adalah berupa sosialisasi UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan No. 22 Tahun 2009, yang mewajibkan angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) / Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) wajib masuk ke dalam terminal, serta himbauan kepada pemilik pool atau loket untuk mengurus izin dan memilih tempat yang layak untuk menaikkan dan menurunkan penumpang”. Ujar Kadishub Kota Medan.

                  Kegiatan ini diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Wadir Lantas Poldasu, setelah itu bersama dengan Wadir Lantas, Kadishub Kota Medan Renward Parapat melakukan sosialisasi ke pool-pool bus di seputaran Jalan Sisingamangaraja Medan. Menurut Kadishub, pelaksanaan sosialisasi ini menjadi tindakan awal dari Dishub dan Poldasu bersama Polrestabes Medan sebelum melaksanakan penertiban nantinya.

                  “Setelah sosialisasi ini kita sampaikan, akan dilaksanakan penertiban bagi Pool atau loket yang berada di luar terminal yang tidak memiliki izin resmi dan tidak layak. Diharapkan tidak ada lagi yang menaikkan dan menurunkan penumpang disembarang tempat. Kita akan tindak tegas dan menyita plang-plang pool dan loket liar tersebut”. Tegas Kadishub.

                 Diharapkan kegiatan sosialisasi dan penertiban ini, jelas Renward, nantinya akan menertibkan pool-pool tidak berizin dan tidak layak sepanjang jalan Sisingamangaraja, serta diminta kepada seluruh kendaraan nantinya datang  ke Medan dan berangkat dari Medan harus masuk atau melalui terminal serta dengan begitu terminal kembali difungsikan untuk tempat transit menaikkan dan menurunkan penumpang.

                  Bagi yang memiliki pool seperti ALS, Makmur, Bintang Utara, PMH dan lain sebagainya, tambah Renward, diperbolehkan karena telah memiliki izin resmi dan tempat yang layak untuk menaikkan juga menurunkan penumpan serta memiliki area parkir yang juga luas. Namun begitu armadanya juga harus transit ke Terminal Terpadu Amplas.

                  Untuk mempersiapkan Terminal Terpadu Amplas menjadi terminal yang representatif bagi angkutan AKAP dan AKDP serta memberikan kenyamanan kepada para penumpang yang akan berangkat dari dan datang ke Kota Medan, Kadishub juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan dalam hal perbaikan jalan-jalan yang berlubang dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan terkait dengan penerangan jalan dan di dalam terminal.

                  “Alhamdulillah, menurut informasi yang saya terima dari Kadis PU  malam ini tim nya akan melakukan patching dan perbaikan jalan menuju maupun di dalam terminal”. Ungkapnya

                  Selain penertiban pool atau loket tidak berizin, Dishub juga akan terus menertibkan perakir liar dan parkir berlapis di sepanjang jalan Sisingamangaraja dan di seluruh ruas jalan yang ada di Kota Medan. Dishub juga telah menandai tempat parkir dengan petak parkir yang diharapkan nantinya masyarakat memarkirkan kendaraannya tidak melebihi petak tersebut.

                  “Jika masih ada yang melanggar, Dishub akan tindak tegas dengan mengempesi ban kendaraan. Karena saya dan jajaran memang sedang gencar untuk menertibkan parkir liar dan parkir berlapis ini”. Pungkasnya. (team)