perubahab break

Breaking News:
Loading...

coba3

contoh12

coba3

KIRIM1

Master

Beli sekarang dengan PayPal

TVLIPANRI

Daftar isi

KAHMI Jadi Perekat Umat


Gubernur Harapkan KAHMI Jadi Perekat Umat


MEDAN,( kbn lipanri )

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Medan diharapkan dapat semakin berkiprah dan menjadi perekat di tengah umat. Sehingga upaya membangun Sumatera Utara (Sumut) bermartabat dapat segera terwujud.




FOTO
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi menerima audiensi dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Medan di ruang rapat Gubsu, lantai 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan P. Diponegoro No. 30, Medan, Rabu (2/10/2019).

Hal itu disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi ketika menerima kunjungan silaturahmi dari Ketua Umum KAHMI Medan Hasim Purba beserta rombongan, di ruang kerjanya, lantai 10 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro, Rabu (2/10). Kunjungan tersebut dalam rangka pelaksanaan Milad ke-53 KAHMI Tahun dalam waktu dekat.



“Saya ucapkan selamat kepada KAHMI yang akan memasuki usia ke-53 Tahun. Harapan saya untuk organisasi yang sudah sangat matang ini adalah teruslah membawa manfaat di tengah masyarakat dan harus bisa menjadi organisasi yang memperat dan merekatkan umat,” pesan Gubernur.



Kemudian, pada peringatan Milad nanti, Edy Rahmayadi berharap banyak aktivitas dan rangkaian acara yang membawa manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, peringatan Milad acapkali identik dengan perayaan berlebihan namun tidak sarat makna. Untuk itu, dirinya berpesan agar panitia pelaksana mempertimbangankan seluruh rangkaina dengan baik.



Kemudian, Edy juga mengajak KAHMI untuk senantiasa mendukung program-program Pemprov Sumut melalui program yang dimiliki. “Karena pemerintah tak mungkin bisa berjuang sendiri, dukungan dari seluruh pihak sangat kami harapkan untuk membangun Sumut yang kita cintai ini,” tuturnya.



Sebelumnya, Ketua Umum KAHMI Medan Hasim Purba menyampaikan ucapan terima kasih karena telah menerima dirinya dan rombongan. Katanya, segala saran dan masukan yang diberikan Gubernur sangat berharga bagi mereka.



“Mudah-mudahan kami mampu memenuhi harapan Bapak, dan kami Insya Allah akan selalu siap memberikan dukungan kepada Pemprov Sumut. Kami berharap besar Bapak akan hadir pada Milad tersebut khususnya pada acara puncak 13 Oktober dan menjadi pembicara pada dialog interaktif yang kami selnggarakan nantinya,” ucapnya.



Adapun beberapa rangkaian yang akan dilaksanakan dalam Milad ke 53 Tahun KAHMI adalah kegiatan kunjungan ke perpustakaan daerah, bedah buku karya Alumni HMI, Seminar deteksi dan solusi kesulitan belajar anak, bazar dan ragam perlombaan.



Kemudian, pada  acara puncak digelar Jalan Sehat Bersama dengan start di Kampus UIN SU jalan Sutomo dan Finish di Gedung Insan Cita Medan Jalan Adinegoro yang akan diikuti 1.000 peserta. Berikutnya bakti sosial, santunan kepada 100 orang anak yatim – piatu, dan pengurusan secara gratis 53 Surat Tanah Wakaf Masjid.



Turut hadir pada pertemuan tersebut Sekum KAHMI Medan Chairul Munadi,  Ketua Panitia Delyuzar,  Bendahara Panitia Mislaini, Sekretaris Panitia Evi Handriani, dan sejumlah pengurus lainnya.( limber sinaga )




OTT KPK Tangkap Direksi BUMN


OTT KPK Tangkap Direksi BUMN Bidang Perikanan

JAKARTA,( kbn lipanri )

Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta dan Bogor. Dalam operasi senyap tersebut, Tim mengamankan pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Kami konfirmasi, hari ini ada tim yang bertugas di Jakarta menindaklanjuti Informasi terkait dugaan akan terjadinya transaksi antara pihak swasta yang bergerak di bidang importir ikan dengan pihak Direksi BUMN di bidang perikanan," kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif kepada team kbn lipanri, Senin (23/9/2019) malam.


Total, KPK mengamankan 9 orang di Jakarta dan Bogor pada siang dan malam ini. Tiga orang di antaranya adalah jajaran direksi dan sisanya pegawai Perum Perindo, serta pihak swasta importir.
"Tim juga mengamankan barang bukti berupa uang sebesar USD30 ribu atau lebih dari Rp400 juta," ucapnya.


Sesuai dengan hukum acara yang berlaku, KPK diberikan waktu paling lama 24 jam untuk menentukan status hukum perkara ini dan status hukum pihak-pihak yang diamankan.( team )


TPID se-Sumatera




Musa Rajekshah Apresiasi Rapat TPID se-Sumatera diSumut



MEDAN ,( kbn lipanri )

Koordinasi dan sinergi semua pihak yang terkait sangat penting dalam upaya pengendalian inflasi. Tindakan pengendalian inflasi yang tepat sasaran dapat menjaga tingkat inflasi di daerah, yang pada akhirnya akan melindungi konsumen dan menjaga kesejahteraan petani sebagai produsen.

 

FOTO
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi se-Sumatera di Ruang Rapat Lantai IX, KPW Bank Indonesia, Jalan Balai Kota, Medan, Rabu (18/9).
Demikian disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah ketika menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi se-Sumatera di Ruang Rapat Lantai IX, KPW Bank Indonesia, Jalan Balai Kota, Medan, Rabu (18/9).
 


Wagub sangat mengapresiasi rapat koordinasi TPID se-Sumatera yang digelar di Sumut tersebut. Apalagi Provinsi Sumut menjadi salah satu daerah yang tertinggi tingkat inflasinya, di seluruh Indonesia. "Dengan kegiatan ini, kami dapat mengambil pelajaran untuk pengendalian inflasi yang terjadi di Sumut. Jadi kami sangat mengapresiasi kegiatan ini," ucap Wagub.



Hadir pada acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumut Sabrina, Sekda Pemprov Lampung Fahrizal Darminto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Wiwiek Sisto Widayat, serta Kepala Perwakilan BI se-Sumatera.



Mengenai inflasi di Sumut, Musa Rajekshah mengakui Sumut merupakan daerah tertinggi. Angka inflasi Sumut secara akumulatif Januari-Agustus (ytd) 2019 mencatatkan angka tertinggi se-Indonesia, yaitu 5,40% (ytd), diikuti oleh Sumatera Barat yaitu 3,23% (ytd), dan Riau serta lampung yang sama-sama mencatatkan 3,16% (ytd).



Tingkat inflasi yang tinggi di antara bulan April hingga Juli disumbang oleh inflasi bahan makanan. Pada bulan Juli, inflasi bahan makanan tercatat sebesar 3,29%, dan di Agustus inflasi bahan makanan tercatat sebesar 1,09%. Namun pada Agustus 2019, tingkat inflasi Sumut tercatat sebesar 0,18% (mtm) dan 6,47% (yoy). Realisasi ini lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya 0,88% (mtm) dan rata-rata historis Agustus tiga tahun terakhir 0,58% (mtm).



Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Wiwiek Sisto Widayat menyatakan, secara keseluruhan Sumut ini yang membawa inflasi Sumatera secara keseluruhan. Isunya adalah semua produksi pangan di Sumatera itu tidak bisa memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya itu sendiri.



"Saya kira kita akan mencari solusinya apa yang bisa kita sepakati dalam diskusi ini. Bagaimana inflasi itu bisa rendah. Kita akan mencari solusinya apa yang bisa kita lakukan yang bisa kita sepakati baik jangka panjang maupun jangka pendek," katanya.



Dikatakannya, untuk inflasi yang tinggi dapat beradampak pada daya beli masyarakat akan menurun. Kemudian inflasi yang tinggi juga berdampak pada dunia usaha. "Makanya kita mengharapkan inflasi itu kita upayakan untuk dapat rendah ataupun stabil, agar korporasi dapat mengambil keputusan yang lebih dengan kondisi investasi yang lebih baik tergantung daerahnya," katanya.



Selain itu, dalam diskusi ini, Wiwiek mengharapkan adanya solusi menjaga daya saing dalam perencanaan daerah. Menurut Wiwiek hal ini untuk menjada agar investor terus dapat masuk untuk berinvestasi. "Menjaga daya saing suatu perencanaan daerah, ini sangat jelas dimana bila suatu harga tinggi akan sulit investor masuk. Makanya kita harus menjaga ini," katanya.( limber sinaga )



Keterbukaan Informasi


Pemprov dan KI Sumut Komitmen Tingkatkan Keterbukaan Informasi



MEDAN,( kbn lipanri )

Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama dengan Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumut berkomitmen untuk meningkatkan katerbukaan informasi, baik di lingkungan Pemprov Sumut maupun di tingkat kabupaten/kota.


 FOTO
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut  Sabrina menerima kunjungan Ketua KI Sumut Robinson Simbolon, beserta rombongan di ruang kerja Sekdaprov, lantai 9, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (17/9).

Hal ini terungkap saat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut  Sabrina menerima Ketua KI Sumut Robinson Simbolon, beserta rombongan di ruang kerja Sekdaprov, lantai 9, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (17/9).



“Transparansi atau keterbukaan merupakan suatu keharusan di era digital saat ini. Termasuk pemerintah, wajib membuka akses informasi bagi masyarakat seperti yang disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ucap Sabrina.



Sabrina menilai, meningkatnya keterbukaan informasi tentu akan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap program-program pembangunan. Dengan demikian, masyarakat juga turut berpartisipasi baik melalui pengawasan atau memberikan rekomendasi. “Sehingga, mereka kan tidak bertanya-tanya itu, apa yang dikerjakan pemerintah sebenarnya,” ujarnya.



Terkait monitoring keterbukaan informasi, Sabrina mengatakan perlu dilakukan tindak lanjut bagi OPD atau kabupaten/kota yang tidak serius mengikuti tahapan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik. Jika ada kesulitan, akan dibantu dengan program pelatihan maupun sosialisasi.

              

“Selain itu, perihal keterbukaan informasi ini juga, perlu kita lakukan komunikasi dan koordinasi berkala untuk menyamakan persepsi terkait informasi seperti apa yang bisa dipublikasikan atau tidak. Sehingga, tidak ada nanti kebingungan-kebingungan antar OPD yang satu dengan yang lain atau kabupaten/kota,” tegas Sabrina.



Sebelumnya, Ketua KI Sumut Robinson Simbolon menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumut yang telah mengalami peningkatan keterbukaan informasi publik secara signifikan di masing-masing OPD. “OPD di tingkat Pemprov Sumut sudah memperlihatkan peningkatakan implementasi KIP secara signifikan. Dari 41 OPD di jajaran Pemprov, 39 telah menyerahkan kuesioner dan melakukan presentasi. Sedangkan 33 kabupaten/kota, 30 sudah berpartisipasi mengembalikan kuesioner dan presentasi,” jelas Robin, yang hadir bersama Wakil Ketua KI Sumut Eddy Syahputra Sormin, dan Kepala Divisi Kelembagaan KI Sumut Ramdeswati Pohan.



Sepakat dengan Sekdaprov Sumut, Robin berharap upaya peningkatan KIP terus terlaksana. Selain memberi banyak manfaat untuk masyarakat, juga untuk mewujudkan Pemprov Sumut sebagai salah satu pemerintahan yang informatif pada Anugerah KIP 2019.



Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Administrasi Umum dan Aset Setdaprov Sumut M Fitriyus,  Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika M Ayub, dan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Hendra Dermawan.( limber sinaga )




Pameran Buku Big Bad Wolf Medan


Resmikan Pameran Buku Big Bad Wolf Medan,Edy Minta Bisa TerlaksanaDua Kali Dalam Setahun



MEDAN,( lipanri online )

Jutaan buku terhampar di dalam Gedung Andromeda Polonia Lanud Soewondo Medan. Buku kualitas internasional diobral hingga 70 %. Bagi pecinta buku, suasana saat ini ibarat surga. Begitu pula yang dirasakan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat berkunjung dan meresmikan Big Bad Wolf (BBW) Medan 2019, Rabu (4/9).



FOTO
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menghadiri dan meresmikan Big Bad Wolf (BBW) di Gedung Andromeda Eks Bandara Polonia Medan 2019, Rabu (4/9/2019). Gubernur sangat senang dan mengapresiasi atas terselenggaranya BBW untuk yang kedua kalinya di Medan, kedepan kegiatan seperti ini bisa dua kali saja dalam setahun pelaksanaannya.
BBW merupakan pameran bazar buku murah terbesar di dunia. Saat ini BBW telah terselenggara diberbagai negera, salah satunya Indonesia. Kota-kota tempat terlaksananya BBW 2019 yakni Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.



Edy mengaku sangat senang dan mengapresiasi atas terselenggaranya BBW untuk yang kedua kalinya di Medan. "Ini kedua kalinya BBW dilaksanakan di Medan. Kalau bisa dua kali saja dalam setahun, jangan cuma sekali," pintanya, kepada penyelenggara sembari meninjau dan melihat-lihat buku.



Dengan tersedianya buku berkualitas harga terjangkau, Edy yakin minat baca masyarakat juga akan meningkat dengan sendirinya. Jika minat baca telah meningkat, tentunya kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Sumut juga kian berkualitas. "Kalau kemampuan literasi masyarakat kita baik, peningkatan kualitas hidupnya juga mudah-mudahan pasti lebih baik," katanya.



Khususnya kepada anak muda, Edy ingin BBW ini disosialisasikan secara gencar. Menurutnya, pada dasarnya anak-anak muda Sumut itu sudah miliki talenta-talenta luar biasa. Talenta luar biasa ini tentu akan semakin maksimal jika terus dibarengi dengan asupan pengetahuan dari buku-buku.



"Selamat menikmati bazar buku terbesar yaitu BBW. Manfaatkan kesempatan ini untuk berburu buku-buku berkualitas, khususnya para Ibu, belikan untuk anak-anaknya. Agar kedekatan dengan buku itu sudah biasa dirasakan sejak dini. Semoga cita-cita kita untuk mencerdaskan bangsa terwujud salah satunya melalui BBW ini," tuturnya.



Presiden Direktur PT Jaya Ritel Uli Silalahi yang juga dikenal dengan sebutan Ibu Buku menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur yang telah hadir untuk meresmikan Pembukaan Big Bad Wolf (BBW) Medan 2019.



"Ini kedua kalinya BBW diselenggarakan di Medan, dan dua-duanya dihadiri dan diresnikan oleh Bapak Gubernur. Suatu kehormatan bagi kami, karena ini adalah bentuk dukungan bapak dalam upaya mencerdaskan khalayak luas," ucapnya.



Uli menyampaikan bahwa BBW akan dibuka kepada publik sejak tanggal 6 hingga 16 September. Dibuka 24 jam, pengunjung tidak dikenakan tarif untuk berkunjung. Katanya, tersedia jutaan buku untuk semua kalanganan. Salah satu buku unggulan pada BBW kali ini adalah disebut Buku Ajaib.



"Judulnya yakni Ayo Sholat, tidak ada dipublikasikan di negara manapun, satu-satunya hanya di Indonesia. Beberapa halamannya bisa dibaca dengan menggunakan bantuan telepon genggam. Caranya scan kode bar atau logo yang tertera di buki," jelasnya.



Peresmian BBW ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur Edy Rahmayadi. Selanjutnya, memasuki gedung dan meninjau buku. Kehadiran Edy saat meninjau buku menarik perhatian para pengunjung. Banyak di antaranya yang menyapa dan meminta foto bersama. Saat itu, Gubernur juga menerima pujian dari News Director Metro TV Don Bosco Selamun karena Gubernur dianggap miliki perhatian dan dukungan terhadap aktivitas dab program literasi.



Turut hadir dalam peresmian tersebut Danlanud Soewondo Meka Yudanto serta istri, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Arsyad Lubis, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Medan Hanna Lore, Regional Head BCA Medan Enny Kamal.( limber sinaga )



Alternatif Pembiayaan Pembangunan


Pinjaman Daerah Jadi Alternatif Pembiayaan Pembangunan


MEDAN,( lipanri online )

Untuk mempercepat pembangunan daerah, dibutuhkan sumber pembiayaan lain, selain APBD dan APBN, yaitu pinjaman daerah. Pemerintah Daerah (Pemda) bisa melakukan pinjaman daerah melalui  PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

 FOTO
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA Agus Tripriyono, mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada acara Sosialisasi Alternatif Pembiyaan Daerah, yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut, Senin (26/8), di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30, Medan

Hal itu terungkap dalam acara Sosialisasi Alternatif Pembiyaan Daerah, yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut, Senin (26/8), di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30, Medan.



Hadir sebagai nara sumber Analis Keuangan Pusat dan Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemenkeu RI Iwan Richard Butar Butar, Kepala Sub Bidang Ekonomi Kawasan Barat Indonesia Kemenko Bidang Perekonomian RI Dara Ayu Prastiwi, Kasubdit Pinjaman Daerah dan Obligasi Daerah Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemenagri RI Drs Rooy John Erasmus Salamony dan Kepala Divisi Pembiayaan Daerah PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Erdian Dharmaputra.



Kasubdit Pinjaman Daerah dan Obligasi Daerah Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI Drs Rooy John Erasmus Salamony menyampaikan, untuk mendapatkan pinjaman daerah, Pemda harus memenuhi beberapa persyaratan. Antara lain, jumlah sisa pinjaman daerah ditambah jumlah pinjaman yang akan ditarik tidak melebihi 75 % dari jumlah penerimaan umum APBD tahun sebelumnya, memenuhi ketentuan rasio kamampuan keuangan daerah untuk mengembalikan pinjaman yang ditetapkan oleh pemerintah dan tidak mempunyai tunggakan atas pengembalian pinjaman yang berasal dari pemerintah pusat.



"Selain itu, pinjaman daerah juga harus memenuhi persyaratan, yaitu kegiatan yang dibiayai dari Pinjaman Daerah harus sesuai Dokumen Perencanaan Daerah. Dan persyaratan lain yang ditetapkan pemberi pinjaman sesuai peraturan perundang-undangan,” jelas Rooy.



Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba yang menjadi moderator dalam acara sosialisasi tersebut menyampaikan, tujuan diadakan kegiatan ini untuk memberikan informasi agar masing-masing Pemda tidak keliru terkait pinjaman daerah yang dapat menunjang APBD. " Pinjaman daerah sebagai alternatif sumber pembiayaan dalam rangka mengakselarasi pembangunan infrastruktur daerah," katanya.



Sebelumnya, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA Agus Tripriyono, yang mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan, saat Pemprov Sumut membutuhkan sumber pembiayaan untuk mempercepat pembangunan di Sumut. “Sesuai dengan arahan Presiden dan dalam rangka pencapaian terget RPJMD Provinsi Sumatera Utara tahun 2019-2023,” ujar Gubernur.



Hal itu, katanya, didorong berbagai permasalahan utama dalam pembangunan, salah satunya pada bidang kesehatan yaitu masih tinggi angka kematian bayi, ibu, revalansi bayi kurang gizi dan lain sebagainya. Karena belum memadainya sarana dan prasarana kesehatan, khususnya rumah sakit yang dimiliki provinsi Sumatera Utara.  “Rumah sakit Haji yang dimiliki Provinsi Sumatera Utara masih tipe B, oleh karenanya perlu ditingkatkan agar berstandar internasional,” sebutnya.



Di bidang lain yakni kondisi jalan di Sumatera Utara yang kondisinya masih kurang baik.  Begitu juga dengan irigasi yang merupakan salah satu sarana untuk mendukung ketahanan pangan di Sumatera Utara kondisi irigasi masih belum optimal. “Sebagian megalami rusak berat sehingga perlu dilakukan rehabilitasi dan pembangunan bendungan baru,” kata Agus.



Di sisi lain Provinsi Sumut juga harus mendukung kebijakan strategis nasional berupa pengembangan Kawasan Strategis Nasional (KSN) di Pantai Timur yang disebut dengan Medan, Binjai, Deliserdang, Karo (Mebidangro). Pengembangan KSN Danau Toba dan sekitarnya di dataran tinggi dan peningkatan produksi padi dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam rangka pencapaian target RPJMD Provinsi Sumatera Utara 2019-2023 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memerlukan dukungan pembiayaan dari pemerintah Pusat. “Oleh karenanya kegiatan ini diharapkan merupakan salah satu solusi untuk pencapaian target tersebut dan memberikan kontribusi bagi pembangunan di provinsi Sumatera Utara,” ujarnya.



Turut hadir pada kesempatan tersebut para bupati/walikota dan Ketua DPRD se-Provinsi Sumatera Utara.( limber sinaga )


Pembangunan Jalan Tol


Prakarsai Pembangunan Jalan Tol Kota Medan, Gubernur: Jika Tidak Sekarang Jalanan Medan Stagnan


MEDAN,( lipanri online )

Rencana pembangunan Jalan Tol Dalam Kota Medan (Medan Intra Urban Toll Road – MIUTR) yang merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memasuki babak baru. Kamis (14/8), dilakukan Pencanangan Pelaksanaan Studi Kelayakan Pengusahaan Jalan Tol Dalam Kota Medan, di Halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut, Jalan AH Nasution Nomor 6, Gedung Johor Medan.

 FOTO
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama Dirjen Pembinaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko D Heripurwanto dan Dirjen Bina Marga Sugi Yartanto pada acara Pencanangan Pelaksanaan Studi Kelayakan Pengusahaan Jalan Tol Dalam Kota Medan di Halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumatera Utara Jalan A.H Nasution Medan, Kamis (15/8/2019

Pencanangan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kerja Sama pembangunan Jalan Tol Dalam Kota Medan oleh Pemprov Sumut bersama, Pemko Medan, Pemkab Deliserdang, dan PT Citra Marda Nusaapala, serta PT Adhi Karya pada tanggal 1 Maret 2019 lalu.



Gubernur Sumut Edy Rahmayadi merasa senang karena apa yang diprakarsainya tersebut bisa terealisasikan hari ini, Kamis (15/8). "Hari ini hati saya berbunga-bunga, karena belum sampai setahun, apa yang saya mimpikan dan rakyat Sumut inginkan bisa terealisasi walau masih dalam tahap pencanangan, tapi bila tidak kita bangun sekarang tiga tahun mendatang jalan di Kota Medan akan stagnan," ucap Gubernur.



Gubernur pun berharap pembangunan fisik jalan tol sepanjang 30,97 kilometer itu dapat dilakukan sesegera mungkin. Sehingga dapat segera rampung pembangunannya dan dinikmati masyarakat, serta mengurangi kepadatan arus lalulintas di Kota Medan dan sekitarnya.



Karena itu, kepada investor yang akan melakukan studi kelayakan, Edy Rahmayadi berharap, studi dapat segera diselesaikan dengan waktu yang tidak terlalu lama. "Ini adalah kebutuhan kongkret rakyat Sumut khususnya Kota Medan, setelah ini mari kita serahkan kepada ahlinya untuk melakukan studi kelayakan terhadap pembangunan Tol Dalam Kota ini, Kementerian PUPR tadi bilang standard waktu yang dibutuhkan adalah 10 bulan, tapi saya dorong agar enam bulan selesai, yang penting harus sama-sama kita bantu," ucap Edy.



Edy Rahmayadi menargetkan agar pembangunan tol dalam kota ini bisa selesai tahun 2023. "Setelah selesai dilakukan studi kelayakan dokumen, 2021 sudah bisa dimulai untuk tahap pembangunan fisik, itu nanti akan memakan waktu paling lama dua tahun, maka 2023 Tol Dalam Kota Medan sudah selesai," tambahnya.



Jalan Tol Dalam Kota Medan akan dibangun dalam tiga seksi. Seksi I Helvetia – Titikuning sepanjang 14,28 km. Kemudian seksi II Titikuning – Pulo Brayan sepanjang 12,44 km dan seksi III Titikuning – Amplas sepanjang 4,25 km, dengan total panjang keseluruhan mencapai 30,97 km.



Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Eko D Heripoerwanto mengapresiasi langkah cepat Gubernur Edy Rahmayadi. "Kegiatan Pencanangan Pelaksanaan Studi Kelayakan Pembukaan Jalan Tol Dalam Kota ini bisa terealisasi berkat dukungan dan keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mengusahakan jalan tol dalam kota, lima tahun mendatang setelah wujud fisiknya nampak. Jika melihat pemaparan tentang pembangunan di Sumatera Utara, maka provinsi ini menjadi provinsi dengan rating tertinggi (dalam pembangunan) di Indonesia,” puji Eko.



Eko juga menceritakan, bahwa tol dalam kota yang dibiayai oleh pihak swasta, yakni PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat Sumut. "Jika selama ini masyarakat kebanyakan mengeluh karena keadaan jalan Kota Medan yang selalu macat, sekarang sudah bisa membayangkan jarak dari satu titik ke titik lainnya akan semakin dekat," ujarnya.



Setelah pencanangan ini, menurut Eko, masih akan ada 10 tahap lagi untuk menuju financial close, misalnya pengguna jalannya bagaimana, investasinya akan balik berapa, konsesinya berapa tahun, kontraknya berapa tahun dan penetapan tarifnya nanti berapa. "Kalau itu sudah selesai baru kita bisa melakukan pembangunan konstruksi, idealnya 1 tahun 8 bulan untuk menuju tahap konstruksi," terang Eko.



Selain itu, Eko juga mengapresiasi rencana pengolahan sampah yang juga sudah dilakukan kerja sama dengan beberapa pihak, kebetulan Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur ini termasuk penanganan sampah. "Ya kalau misalnya ada hal-hal yang perlu kami bantu, akan kami bantu," tambahnya.



Turut hadir dalam acara tersebut, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Kepala Staf Kodam I/BB (Kasdam) Brigjen TNI Untung Budiharto, Wakil Kepala Kejaksanaan Tinggi Sumut Sumardi, Sekda Kota Medan Wirya Al Rahman, Dirjen Bina Marga dan Kepala BPJT Kementerian PUPR.( limber sinaga )



Belajar Penyandang Disabilitas


Saksikan My Dream, Edy Rahmayadi Ajak Masyarakat Tiru Semangat Belajar Penyandang Disabilitas


MEDAN,( kbn online )

Penampilan China Disabled People’s Art Troupe (CDPPAT) atau My Dream berhasil memukau para penonon di Selecta Royal Ballroom, Jalan Listrik No 2 Medan, Sabtu (3/8) malam, salah satunya Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi.

 FOTO
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mencium kening salah satu anak penyandang disabilitas pada acara konser amal China Disabled People’s Art Troupe (CDPPAT) atau My Dream di Selecta Royal Ballroom, Jalan Listrik No 2 Medan, Sabtu (3/8) malam

Tarian Bodhisattva adalah salah satu yang ditampilkan. Para penari dengan gemulai mengikuti musik dan ritme, yang terbilang sangat rapat dan cepat, dengan sangat sempurna. Begitu juga para penyanyi dan pemain musik tunanetra yang membawakan lagu-lagu indah dengan suara yang merdu. Tidak ada sedikitpun kesan, bahwa mereka adalah penyandang disabilitas.



Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi mengaku sangat terharu sekaligus kagum dengan semangat para penyandang disabilitas.



“Luar biasa, kita yang lahir dan dianugerahi dengan indera ini harusnya malu sama semangat belajar dan semangat hidup mereka. Dengan keterbatasan, mereka tetap mampu berkarya. Ini semangat yang harus kita tiru dari saudara-saudara kita ini,” ujarnya usai menyaksikan pertunjukan My Dream.



Kepada para penyandang disabilitas di Sumut khususnya anak-anak difabel yang datang menyaksikan, Edy berpesan agar tidak pernah ragu untuk memiliki mimpi yang tinggi. Katanya, tidak ada yang tidak mungkin selama mau berusaha dan berdoa.



“Tuhan itu Maha Adil, jika kalian diberi keterbatasan pasti kalian juga diberi kemampuan luar biasa, yang perlu kalian lakukan adalah jangan pernah merasa minder dan terus berusaha. Saya kagum dengan kalian, kekuatan hati dan semangat kalian lebih besar dari pada saya, kalian tanamkan itu kalian hebat,” tutunya.



Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumut Nurlela juga hadir. Dirinya menyampaikan bahwa sesuai dengan arahan Gubernur Edy Rahmayadi usaha-usaha perlindungan dan pendampingan terhadap anak-anak penyandang disabilitas di Sumut harus senantiasa ditingkatkan.



“Alhamdulillah, anak-anak kita penyandang disabilitas di Sumut juga hebat-hebat dan banyak yang berprestasi. Baru-baru ini, Dinas PPPA baru mendampingi seorang siswi penyandang tuna netra bernama Putri Tersia Giawa memperoleh piala dari Menteri PPPA karena prestasinya sebagai penyaji karya tulis terbaik se Indonesia,” tutur Nurlela.



Selain itu, kata Lela, upaya-upaya untuk menjadikan Provinsi Sumut sebagai daerah yang ramah anak juga senantiasa dilakukan. Hasilnya, Provinsi Sumut berhasil memperoleh penghargaan dari Menteri PPPA RI Yohana Yembise sebagai Provinsi Penggerak Kabupaten/Kota Layak Anak. Penghargaan diserahkan di Makassar pada Acara Perayaan Hari Anak Nasional bulan Juli lalu.



“Sedangkan Kabupaten/Kota kita juga ada 14 yang menerima penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak. Yaitu Deli Serdang, Sergei, Tebingtinggi, Tanjungbalai, Labura, Labuhanbatu, Sibolga, Padangsidimpuan, Tapsel, Madina, Medan, Langkat, Karo, dan Dairi,” ujarnya.



Liu Yidan, salah satu performer menyampaikan dalam video testimoni bahwa lahir sebagi tuna rungu sejak lahir membuatnya merasa minder. Tetapi sejak bergabung dengan China Disabled People’s Performing Art Troupe dan dipercaya sebagai pemimpin tari seribu tangan, dirinya merasakan semangat yang luar biasa. Apalagi ketika selesai tampil dan memperoleh standing applause dari para penonton, percaya dirinya meningkat.



Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Medan yang juga Direktur DAAI TV Medan Mujianto mengatakan, ini adalah kali kedua Tzu Chi dan DAAI TV mengundang My Dream ke Medan. My Dream adalah seniman difabel kelas dunia yang berasal dari Tiongkok dan merupakan duta perdamaian UNESCO yang telah tampil di lebih dari 100 negara.



“Kami ingin memberikan hiburan yang menginspirasi bagi warga Sumatera Utara. Kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukan jadi penghalang untuk bisa berkarya,” kata Mujianto.



Turut hadir Pangdam I/BB MS Fadhillah, Konjen China Qui Wei Wei, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sabrina dan sejumlah pemuka agama di Kota Medan. Lebih kurang 1.200 undangan, termasuk murid-murid difabel dari Kota Medan juga turut hadir menonton pertunjukan yang menginspirasi ini.



My Dream membawakan 14 penampilan, mulai dari tari, lagu dan puisi seperti tarian I want to fly, Never Stop Dancing, tarian burung merak, tarian latin dan ditutup dengan tarian Bodhisattva Berlengan Seribu.
( limber sinaga )


APRC Indonesia 2019 Sukses


APRC Indonesia 2019 Sukses, Musa Rajekshah Berharap Sumut Bisa Jadi Tuan Rumah Event Lebih Besar


DELISERDANG ,( kbn online )

Asia-Pasific Rally Championship (APRC) Cup 2nd Round dan IMI National Rally Championship berjalan sukses. Berlangsung selama dua hari (27-28 Juli) di Rambongsialang, Serdangbedagai mendapat respon positif dari pereli dan masyarakat.


 FOTO
Asia-Pasific Rally Championship (APRC) Cup 2nd Round dan IMI National Rally Championship berjalan sukses. Berlangsung selama dua hari (27-28 Juli) di Rambongsialang, Serdangbedagai mendapat respon positif dari pereli dan masyarakat

Pembalap nasional Subhan Aksa dan co-drivernya Mago Sarwono menjadi yang tercepat di kelas M.1, kemudian disusul Ryan Nirwan dan co-drivernya Garindra Kusuma dan posisi ketiga Benny Lautan dan co-drivernya Edwin Nasution. Sedangkan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah finish cukup memuaskan di posisi ke-6.



Sedangkan untuk APRC Asia Cup 2nd Round pembalap nasional Subhan Aksa dan navigatornya Mago Sarwono naik ke podium tertinggi, kemudian disusul Ryan Nirwan dan navigatornya Garindra Kusuma. Di posisi ketiga ada Benny Lautan dan navigatornya Edwin Nasution.



"Reli hari ini memuaskan karena saya tidak mendapat kendala seperti hari pertama. Trek juga bagus karena tidak hujan sehingga pereli tidak segan-segan untuk memacu kendaraannya," kata Musa Rajekshah, Minggu (28/7), usai pengumuman para pemenang di Lapangan Alun-alun Pemkab Deliserdang.



Musa Rajekshah merasa event kali ini sukses, bukan hanya dari sudut pandang relinya saja, tetapi juga dari sisi masyarakat. Menurutnya selain secara ekonomi, masyarakat juga sangat terhibur dengan adanya event ini.



"Tak sedikit yang saya dengar pedagang dari sekitar Rambongsialang terbantu secara ekonomi, yang mereka dagangkan habis semua. Bahkan bukan hanya sekitar Rambongsialang, ada yang datang dari daerah-daerah lain. Selain itu masyarakat juga terhibur, penontonnya sangat luar biasa banyak," tambah Musa Rajekshah, yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah.



Menurut ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis suksesnya acara ini akan menjadi nilai positif pada Sumut terutama pariwisata. Dengan keberhasilan acara seperti ini menurut John Ismadi Sumut akan mendapat kepercayaan untuk menggelar event yang lebih besar.



"Meningkatkan kunjungan wisatwan adalah tujuan utama kita, salah satunya dengan cara seperti ini. Acara ini saja sudah menyedot banyak wisatawan, apalagi nanti kalo kita bisa menggelar ajang yang yang lebih besar seperti WRC. Itu besar potensinya karena kita sudah pernah menjadi tuan rumah WRC," kata John Ismadi.



Hal senada disampaikan Ketua IMI Sumut Faisal Arif Nasution dalam waktu dekat ini Sumut kemungkinan akan menjadi tuan rumah Kejurnas Reli pada bulan Oktober. IMI juga berupaya Sumut akan menjadi tuan rumah Word Rally Cahmpionshio 2020.



" Saya sangat berteri makasih kepada Pemerintah Provinsi Sumut, Pemkab Deliserdang, Serdangbedagai dan semua warga Sumut sudah membantu mensukseskan reli ini," kata Faisal.( limber sinaga )




Kunjungi SMAN 2 Balige


Gubernur Sumut Kunjungi SMAN 2 Balige, Sukses Guru Sukses Anak Didik



BALIGE,( kbn online )

Ratusan siswa SMAN 2 Balige, di Soposurung, Kabupaten Tobasa, Senin (29/7), dikejutkan dengan kedatangan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Ketua TP-PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi. Kunjungan mendadak ini dilakukan Gubernur di sela kegiatan mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di daerah ini.


 FOTO
ubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berkunjung SMAN 2 Balige. Jalan Dr Adrianus Nomor1, Soposurung, Balige, Toba Samosir, Senin (29/7). Dalam kesempatan itu Edy Rahmayadi memberikan pengarahan dan motivasi kepada para guru di lingkungan sekolah tersebut dan meninjau beberapa fasilitas sekolah.

Melihat kedatangan orang nomor satu di Sumut ini, para siswa dan guru SMAN 2 Balige pun tampak gembira. Bahkan, tidak sedikit yang berebut ingin bersalaman atau berswafoto dengan Gubernur Edy Rahmayadi.



Pada kesempatan itu, Gubernur memberikan motivasi kepada para guru, agar sukses mendidik siswa menjadi cerdas dengan pendidikan yang tidak sekadar menghafal, tetapi bagaimana memahami. “Kenyataannya, kenapa banyak orang berebut sekolah ke luar negeri, mungkin karena kita belum mampu memberikan pendidikan yang cukup baik kepada anak-anak kita,” ujar Gubernur.



Gubernur menyampaikan bahwa kunci pembangunan karakter anak didik juga dipengaruhi peran sekolah, khususnya guru. Sebab dalam sehari, kata Edy Rahmayadi, seorang anak menghabiskan waktunya di lingkungan lembaga pendidikan selama 8 jam. Sehingga tenaga pendidik berperan besar dalam membentuk sikap dan perilaku generasi muda.



“Jadi itulah kenapa kualitas guru itu penting. Agar dapat memberikan pendidikan berkualitas. Untuk itu saya nanti mau fasilitasi guru-guru untuk belajar ke Akmil (Akademi Militer), supaya bisa mendapatkan pembelajaran. Karena saya pernah di sana, kualitasnya bagus,” jelas Edy Rahmayadi.



Menurutnya, sebagian besar paradigma yang ada mengedepankan konsep menghafal daripada memahami sesuatu. Karenanya perlu ada konsep yang jelas dan berkelanjutan. Hal ini agar peserta didik lebih diutamakan mengerti materi yang disampaikan guru. Untuk itu Gubernur menegaskan bahwa sektor pendidikan adalah prioritas pembangunan di Sumut.



“Kita butuh anak kita itu jago (hebat/cerdas), bukan kita. Kalau kita sudah lewat masanya. Makanya yang pertama saya ingin perbaiki itu pendidikan. Itu kenapa saya ‘usil' dengan ini, karena ini visi saya,” tegasnya.



Sebagai catatan, Gubernur mengingatkan bahwa jika kemampuan guru bernilai 10, maka anak didik hanya bisa menerima ilmunya maksimal sebesar 60 persen. Dengan begitu, seorang tenaga pendidik harus memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menjadikan murid luar biasa. “Terimakasih, sukses buat kalian (guru). Suksesnya (kualitas) kalian adalah suksesnya anak-anak,” pungkasnya.



Usai pertemuan, Gubernur pun menyempatkan meninjau fasilitas yang ada di SMAN 2 unggulan Balige serta Asrama Soposurung yang menampung 360 siswa dari berbagai daerah.



Dalam hal ini, Pengelola Sekolah Desman memaparkan bagaimana pengelolaan sekolah dijalankan dengan berbagai fasilitas pendukung kegiatan sekolah serta kebutuhan sehari-hari anak didik di asrama.



Turut hadir mendampingi Gubernur, Asisten I Jumsadi, Kepala Dinas Pendidikan Arsyad Lubis,  Kadisbudpar Hidayati, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Dahler Lubis, Kadishub Abdul Haris Lubis, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Ria Telaumbanua dan Kadisdukcapil Ismael Sinaga serta pejabat Pemkab setempat. ( limber sinaga )


Masyarakat Rambongsialang


APRC Indonesia 2019 Bawa Berkah Tersendiri Bagi Masyarakat Rambongsialang


RAMBONGSIALANG,( kbn online )

Masyarakat Rambongsialang bersyukur Asian-Pasific Rally Championship 2019 Indonesia digelar di desa mereka, tepatnya di perkebunan PT London Sumatera (Lonsum), Rambongsialang, Serdangbedagai. Pasalnya, reli ini dapat menambah pendapatan masyarakat setempat.




FOTO
Asian-Pasific Rally Championship 2019 Indonesia digelar di perkebunan PT. London Sumatera (Lonsum), Desa Rambongsialang Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdangbedagai. Ada sekitar 20 stand masyarakat setempat yang menjual makanan dan minuman di sekitar paddock APRC Indonesia 2019. APRC Indonesia 2019 di Rambongsialang berlangsung selama 2 hari.
Sedikitnya ada 20 stan masyarakat setempat yang menjual makanan dan minuman di sekitar paddock APRC Indonesia 2019 dan semua ramai dikunjungi tim peserta, media dan masyarakat setempat.



Ningsih, salah satu penjual makanan dan minuman mengaku senang dengan adanya reli di desanya. "Ramai bang, pagi tadi paling ramai, sampai saya sama ibu kewalahan melayani yang makan. Mereka mau cepat, kami cuma dua orang. Kalau pendapatan sampai makan siang aja tadi sekitar Rp700 ribu. Ini hari pertama, mudah-mudahan besok lebih ramai," kata Ningsih, yang merupakan warga Rambongsialang.



Bukan hanya makanan, warga penyedia jasa antar jemput dengan sepeda motor juga kecipratan rezeki. Karena trek APRC kali ini cukup jauh dan medannya juga cukup sulit, sepeda motor jadi alat transportasi yang pas. Penonton, tim pereli dan media banyak menggunakan jasa ini. Dengan biaya sekitar Rp20.000 - Rp30.000 pengguna jasa ini diantar ke spot-spot bagus APRC Indonesia 2019. Tidak hanya menyediakan jasa antar jemput, warga juga menyewakan sepeda motor mereka dengan tarif Rp100.000/hari.



"Alhamdulillah mas, saya tadi nganter orang media 4 kali, dapet Rp90.000, mereka nelpon saya jemput lagi. Kalo kawan-kawan ada juga yang nyewain keretanya Rp100.000 satu hari. Itu juga lumayan karena baru sampai siang keretanya udah dipulangin. Reli ini bawa rezeki mas," terang Sugito yang biasanya bekerja sebagai pemanen sawit di perkebunan PT Lonsum di Rambongsialang.



Pada hari Sabtu (27/7), Leg 1 pereli akan menjajal 6 SS, satu SS dengan jarak 10-25Km memakan waktu sekitar 8-10 menit per peserta. Leg 1 akan selesai pukul 16:00 WIB dan hasilnya diumumkan pada pukul 21:00 WIB. Sugito bersyukur even ini cukup panjang karena memberikan pemasukan tambahan baginya dan teman-temannya.



"Katanya ini sampai malam mas, Alhamdulillah bisa dapat pemasukan tambahan. Kalo bisa acara-acara kayak gini terus ada biar kita masyarakat ini bisa dapat pemasukan tambahan lagi. Kalo tiap hari kan lumayan mas," ujarnya.



APRC Indonesia 2019 di Rambongsialang berlangsung selama 2 hari. Pada hari Minggu (28/7)  Leg ke-2 para pereli akan menjajal 4 SS yang tidak kalah menantangnya dari SS di hari pertama. Leg ke-2 akan dimulai pukul 08:30 WIB dan selesai pukul 16:00 WIB.( limber sinaga )




Lepas Keberangkatan Calhaj Kloter 13


Lepas Keberangkatan Calhaj Kloter 13, Sabrina Berpesan Jaga Nama Baik Bangsa



MEDAN,( kbn online )

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sabrina melepas keberangkatan 390 jemaah calon haji (Calhaj) kloter 13 di Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution Medan, Kamis (25/7). Selain melaksanakan ibadah haji sungguh-sungguh, pada Calhaj juga diharapkan dapat menjaga nama baik bangsa.

 FOTO
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sabrina melepas calon jemaah haji Kelompok Terbang (kloter) 13 asal Kota Medan, Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah di Aula Madinatul Hujjah, Asrama Haji Embarkasi Medan, Jalan AH Nasution, Medan, Kamis (25/7/2019

"Selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, bapak dan ibu akan dilihat oleh masyarakat dari berbagai negara, karena itu tunjukan pada dunia bahwa kita adalah bangsa yang disiplin, ramah, penolong dan religius," ujar Sabrina.



Sabrina juga memohon doa pada para Calhaj saat sedang melakukan ibadah di Tanah Suci, agar Sumut dijauhkan dari malapetaka, seperti bencana alam dan perpecahan bangsa. “Saya ucapkan selamat jalan sembari diiringi dengan doa, semoga berkah Allah tercurah pada bapak dan ibu sekalian," ucapnya.



Disampaikannya, ibadah haji ini berbeda dengan ibadah lainnya. Haji adalah ibadah yang cukup berat jika dibandingkan ibadah solat dan zakat, karena tempat melaksanakannya jauh dari negeri ini. Juga iklim dan adat istiadat yang berbeda. “Untuk itu sejak dini lakukanlah persiapan yang matang, baik itu persiapan mental maupun kesehatan agar selalu prima,"ucap Sabrina.



Kepada para petugas, Sabrina juga mengucapkan terima kasih, karena sampai saat ini belum ada hal yang mengganggu  keberangkatan para jemaah. “Juga karena petugas sudah menjalankan tugas-tugasnya, sampai pada kloter yang akan kita berangkatkan ini belum ada keluhan dari para jemaah, harapan saya hingga berakhirnya pemberangkatan kloter tahun ini semoga semuanya tetap berjalan lancar," ucapnya.



Sekda pun turut mendoakan, agar para Calhaj diberikan kesehatan sehinga bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar. "Selama di sana semoga para jemaah yang sudah berangkat dapat menjalankan rukun wajib ibadah haji dengan baik, sehingga pulang ke tanah air menjadi haji yang mabrur," harap Sekda.



Diketahui, pada Kloter 13 ini ada 390 Calhaj, yang terdiri atas 224 orang dari Kota Medan, 66 orang dari dari Kota Sibolga, 84 orang dari Kabupaten Tapanuli Tengah, 3 orang dari Kota Binjai, 3 orang dari Kabupaten Deliserdang, 1 orang dari Tapanuli Selatan, 1 orang dari Kabupaten LabuhanBatu dan 8 orang petugas.



Sekretaris Daerah Kota Sibolga Yusuf Batubara dalam sambutannya turut mendoakan warganya yang hendak berangkat. "Meski harus menunggu beberapa tahun tetap semangat, jadikan ini suatu bentuk ketabahan dan tawakal karena itu yang diperlukan dalam menjalankan ibadah haji, tetap jaga nama baik daerah masing masing, kepada para petugas haji mohon bantuannya untuk bisa membimbing para jemaah calon haji agar bisa mendapat haji mabrur,"harapnya.



Turut hadir Kepala Dinas Sosial Sumut Rajali, Kepala Kanwil Kemenag Sumut  Iwan Zulhami,  serta beberapa jajaran OPD dari Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah.(limber sinaga )



HUT YP Singosari Delitua


HUT YP Singosari Delitua, Gubernur Harapkan Lahir Generasi Hebat


DELISERDANG,( kbn online )

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri acara Gebyar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Yayasan Pendidikan (YP) Singosari Delitua, di Jalan Besar Delitua, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (20/7).

 FOTO
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri acara Gebyar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Yayasan Pendidikan (YP) Singosari Delitua, di Jalan Besar Delitua, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (20/7/2019)

Layaknya Kerajaan Singosari, salah satu kerajaan besar di Indonesia, Gubernur berharap YP Singosari Delitua juga akan menjadi yayasan besar yang mampu melahirkan dan mencetak generasi-generasi hebat. "Yayasan ini memiliki nama yang sangat bersejarah, nama kerajaan besar di Jawa Timur yang didirikan Ken Arok tahun 1222. Saya harap yayasan ini pun akan menjadi yayasan yang bersejarah dan besar, khususnya dalam bidang pendidikan. Dalam perjuangan mencerdaskan generasi penerus kita," ucapnya.



Untuk menjadi yayasan yang besar dan hebat, Gubernur menegaskan, hanya membutuhkan satu kunci utama yakni dekat dengan Tuhan melalui ibadah. Menurutnya, menjadi besar tanpa dekat dengan Tuhan, maka sama saja dengan mengulang sejarah masa lalu seperti kisah Firaun. "Sombong dan tidak takut dengan Tuhan, pada akhirnya sia-sia semua. Firaun binasa," tutur Edy Rahmayadi.



Selanjutnya, Edy Rahmayadi pun mengucapkan selamat atas usia YP Singosari yang telah mencapai 30 tahun. Selama puluhan tahun, YP Singosari telah berbuat untuk mencerdaskan generasi Sumut, khususnya anak-anak di kawasan sekitar Delitua.



"Terima kasih, juga kepada guru, staf, dan semua yang terlibat. Tanpa pendidikan, ibarat malam tanpa ada penerang. Gelap gulita. Semoga menjadi amal jariyah bagi kalian, tetap semangat untuk meneruskan perjuangan, memberi penerang bagi generasi muda kita," pesan Edy Rahmayadi.



Ketua Yayasan Pendidikan Singosari Hotman S menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Gubernur Sumut dan Wakil Bupati Deliserdang yang hadir pada HUT YP Singosari. Baginya, hal ini merupakan sebuah kehormatan, sekaligus penyemangat bagi para guru, staf, siswa, dan para orang tua.



"Selama 30 tahun berdiri, semua ini tentu tidak lepas dari dukungan baik Pemerintah Provinsi Sumut juga Pemerintah Daerah Kabupaten Deliserdang. Pada kesempatan ini, izinkan kami, mengucapkan terima kasih untuk semua yang telah ikut berkontribusi dan berpartisipasi dalam rangka semangat pengabdian bagi nusa dan bangsa di bidang pendidikan," ujarnya.



Hotman menjelaskan, YP Singosari Delitua telah berdiri sejak tahun 1989. Selama 30 tahun tersebut, YP Singosari Delitua telah melahirkan 30 angkatan dengan jumlah 2860 siswa, 27 angkatan SD dengan jumlah 7880 siswa, 25 angkatan SMP dengan jumlah 4567 siswa, 22 angkatan SMA dengan jumlah 2348 siswa, 9 angkatan SMK dengan jumlah 525 siswa.



Perayaan Gebyar HUT YP Singosari Delitua ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Edy Rahmayadi, Wakil Bupati Deliserdang Ali Yusuf Siregar, Ketua Yayasan Pendidikan Singosari Hotman S, dan Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Singosari H Marahalim. Dilanjutkan dengan pelepasan 30 balon sebagai simbol usia YP Singosari yang telah berusia 30 tahun. Diakhiri dengan acara ramah-tamah dan hiburan.



Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Medan Irwan Ritonga, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Arsyad Lubis, dan seluruh kepala sekolah SMK, SMA, SMP, SD, dan TK, para guru, orang tua, dan siswa.( limber sinaga )