perubahab break

Breaking News:
Loading...

coba3

contoh12

coba3

KIRIM1

Master

Beli sekarang dengan PayPal

TVLIPANRI

Daftar isi

Gedung Dekranasda Tanjungbalai


Ketua Dekranasda Sumut Resmikan Gedung Dekranasda Tanjungbalai


TANJUNGBALAI,( KBN ONLNE )

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis Edy Rahmayadi meresmikan Gedung Dekranasda Kota Tanjungbalai, Kamis (23/5) di Jalan T Umar Kota Tanjungbalai.  Dekranasda diharapkan berperan meningkatkan kesehatan masyarakat dan meminimalisir gizi buruk.

Foto
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis Edy Rahmayadi meresmikan Gedung Dekranasda Kota Tanjungbalai, Kamis (23/5) di Jalan T Umar Kota Tanjungbalai.  Dekranasda diharapkan berperan meningkatkan kesehatan masyarakat dan meminimalisir gizi buruk

Nawal Lubis mengatakan, upaya meminimalisir gizi buruk menjadi salah satu program prioritas Dekranasda Sumut. Untuk itu, dibutuhkan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang ada di daerah. "Saya berharap sinergitas dari seluruh stakeholder yang ada di kabupaten/kota se Sumatera Utara," ujar Nawal Lubis.



Nawal juga mengharapkan, LPM Kota Tanjungbalai lebih peduli dan peka dengan keadaan masyarakat di desa/kelurahan. Karena dengan kepedulian tersebut pemerintah akan mengetahui dan dapat membantu masyarakat yang membutuhkannya.



"Kan tidak mungkin seorang walikota tahu apa yang dibutuhkan masyarakatnya, jika tidak ada informasi dari Lembaga Pemberdayaan Masayarakat Desa seperti kepala desa/lurah, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas. Seperti informasi tentang gizi buruk yang masih ditemukan di Sumatera Utara," ujar Nawal.



Pada kesempatan itu, Nawal juga mengapresiasi Dekranasda Kota Tanjungbalai atas kepeduliannya untuk mengembangkan kerajinan daerah, sehingga telah banyak dipakai, bukan saja di Tanjungbalai tetapi juga di beberapa kabupaten/kota di Sumut.



Peresmian Gedung Dekranasda Tanjungbalai diharapkan dapat memberi semangat bagi pengurus dan anggota Dekranasda untuk terus mengembangkan dan meningkatkan mutu serta kualitas hasil kerajinan daerah. "Dekranasda Provinsi Sumut akan terus mendukung dan mendorong agar Dekranasda Kota Tanjungbalai lebih baik lagi kedepannya. Jangan takut untuk terus berinovasi," kata Nawal.



Peresmian gedung ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Ketua Dekranasda Sumut Nawal Lubis dan Ketua Dekranasda Tanjungbalai Sri Silvisa Novita.



Ketua Dekranasda Tanjungbalai Sri Silvisa Novita menyampaikan Dekranasda Tanjungbalai saat ini terus mengembangkan Industri Kecil Menengah (IKM), salah satunya Batik Tanjungbalai yang dinamakan “Batik Kito”.



"Produk Batik Kito tidak akan kalah bersaing dengan batik lainnya, baik yang ada di Sumut maupun nasional, bahkan pasar Internasional, karena kita optimis “Batik Kito” Tanjungbalai yang telah memiliki ciri khas tersendiri dengan motif khas Kerang, yang menjadi ikon Kota Tanjungbalai akan mampu bersaing dengan produk dari daerah lainnya,” ujarnya.



Meski demikian, lanjutnya, Dekranasda Tanjungbalai menyadari masih banyak hal-hal yang harus dilakukan baik mengenai sumber daya manusia (SDM), kreasi inovasi motif terbaru maupun promosinya.

Hingga saat ini Dekranasda Tanjungbalai terus berupaya untuk terus mengenalkan produk-produk kerajinan dari Kota Tanjungbalai.



"Diharapkan dengan diresmikannya kantor Dekranasda Kota Tanjungbalai dapat menjadi salah satu wadah untuk mempromosikan produk-produk IKM Kota Tanjungbalai," sebut Sri Silvisa Novita.( ls )



Tingkatkan Kualitas Pendidika


Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemprov Sumut akan Bangun Sekolah di Nias Selatan


NIAS SELATAN,( KBN ONLINE )

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), khususnya di Kabupaten Nias Selatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut segera membangun sekolah. Ini salah satu wujud keseriusan Pemprov Sumut membangun pendidikan di daerah ini.

 FOTO
Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah bersama Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari  mengunjungi Desa  Bawomataluo di Kecamatan Fanayama, Nias Selatan, Rabu (22/5)

"Pak Bupati tolong siapkan lahan, lalu hibahkan tanahnya kepada Pemprov Sumut. Insya Allah akan kita bangun sekolah, untuk tingkatkan kualitas pendidikan. Karena untuk membangun sekolah adalah tanggung jawab kami," ujar Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah saat mengunjungi Desa  Bawomataluo di Kecamatan Fanayama, Nias Selatan, Rabu (22/5).



Dalam sambutannya, Wagub juga berpesan pada generasi muda agar tetap menanamkan nilai-nilai budaya leluhur dalam kehidupan. "Anak anak kami generasi muda, teruslah pelajari tradisi kita. Saya melihat kampung ini (Desa Bawomataluo), saya langsung berpikir bagaimana leluhur kita sudah memikirkan cara menata desa dengan sebegini baiknya. Sudah ada balai desa tempat berkumpul warga,” katanya.



Menurut Wagub, Desa Bawomataluo menjadi salah satu bukti bahwa para leluhur telah memikirkan kehidupan untuk anak cucunya. “Semangat leluhur itu lah yang harus kita tiru, kekompakan harus dijaga. Sebab, Sumut bukan hanya satu etnis, ada delapan etnis, jangan kita melihat apa agamanya dan sukunya karena kita ini Indonesia," kata Musa Rajekshah.



Mengingat bahwa Nias Selatan adalah tempat berlangsungnya pembukaan Sail Nias 2019, Musa Rajekshah pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan acara tersebut. Terutama dalam menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung event Sail Nias 2019.



"Saya sudah tiga hari berada di Kepulauan Nias. Saya sudah mengunjungi seluruh venue yang akan digunakan untuk acara Sail Nias 2019, mulai dari Gunungsitoli, Nias Utara, Kabupaten Nias Barat, hingga Nias Selatan. Banyak memang infrastruktur yang harus kita perbaiki dan masih banyak yang harus dikejar untuk pengerjaannya, hingga benar-benar siap untuk melaksanakan rangkaian acara. Semoga di sisa waktu yang ada sarana dan prasarana bisa diselesaikan sesuai waktunya, untuk itu mari sama sama kita sukseskan acara ini," tambahnya.



Wagub mengaku bahwa kesiapan acara sudah mencapai 30 % lebih, dimana kunjungannya saat ini adalah untuk memastikan kelayakan venue acara. "Masih banyak fisik jalan dan bangunan yang belum selesai secara menyeluruh, itu juga akan kita kejar pembangunannya lewat kerja sama Pemerintah Pusat, Pemprov Sumut dengan dukungan Pemerintah Kabupaten/Kota yang terlibat," ucap Musa Rajekshah  didampingi istri, yang juga Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari.



Bupati Nias selatan Hilarius Duha menambahkan, bahwa sukses atau tidaknya Sail Nias 2019 tergantung dukungan dari masyarakat.  "Hari ini juga Pak Wagub langsung meninjau lokasi pembukaan di Pelabuhan Baru Teluk Dalam dan terakhir di Desa Bawomataluo. Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh masyarakat marilah sama-sama kita sukseskan acara bertaraf Internasional ini," ucap Hilarius.



Usai memberikan sambutan, Wagub Sumut disuguhkan pertunjukan Parade Tari Perang dan Lompat Batu yang mengundang banyak decak kagum. Setelah itu, Wagub Sumut diajak berkeliling melihat keadaan rumah adat besar untuk rumah para raja yang disebut Omo Sebua atau Omo Ruyu.



Dalam kunjungan tersebut, turut berhadir Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Effendy Pohan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Hidayati, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ismael Parenus Sinaga dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Baharuddin Siagian.( LS )




Tinjau Persiapan Sail Nias 2019


Tinjau Persiapan Sail Nias 2019, Wagub Sumut : Event Ini Harus Sukses



GUNUNGSITOLI,( KBN ONLINE )

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah meninjau persiapan Sail Nias 2019 yang berada di Gunungsitoli, Senin (20/5). Wagub berharap event bertaraf internasional yang  diselenggarakan September 2019 tersebut harus sukses dilaksanakan.

 FOTO
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah meninjau persiapan Sail Nias 2019 yang berada di Gunungsitoli, Senin (20/5). Wagub berharap event bertaraf internasional yang  diselenggarakan September 2019 tersebut harus sukses dilaksanakan.

"Event ini harus sukses, karena suksesnya Sail Nias 2019 akan berdampak pada kehidupan masyarakat, tadi ketika saya naik pesawat hendak kemari, ada turis asing yang datang, tapi tidak banyak, harusnya bisa lebih banyak lagi turis yang datang, tidak hanya turis backpacker, untuk itu kita harus berbenah,  sehingga potensi wisata kita bisa bertambah," ujar  Wagub.



Ada dua lokasi yang dikunjungi Wagub di Kota Gunungsitoli, yakni Museum Pusaka Nias sebagai tempat lokasi acara Seminar Kebudayaan dan Taman Ya'ahowu yang digunakan sebagai tempat berlangsungnya Festival Kuliner dan Kopi.



Wagub pun memuji keindahan alam yang dimiliki Kepulauan Nias. "Ternyata Nias ini indah lautnya. Kunjungan saya ke sini mau melihat persiapan Sail Nias 2019, beberapa waktu lalu saya sudah melakukan rapat dengan bupati terkait, untuk itu saya merasa penting untuk turun langsung melihat persiapan kegiatan yang akan dilaksakan pada bulan September mendatang," ujar Musa Rajekshah yang akrab dipanggil Ijeck.



Menanggapi hal tersebut, Walikota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua mengaku optimis akan sukses dalam melaksanakan event tersebut. "Sail Nias adalah kegiatan yang telah kami perjuangkan dari dua tahun lalu. Terpilihnya kami menjadi tuan rumah event ini juga berkat dorongan dari Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, ke depannya kami berharap event besar lainnya bisa dilaksanakan di kepulauan Nias kembali," ucap Lakhomizaro.



Bentuk keseriusan tersebut pun terlihat dari kegiatan kesenian yang setiap minggu diadakan di Gunungsitoli. "Setiap minggunya kami mengadakan pagelaran seni dan menambah beberapa destinasi wisata seperti wisata air terjun dan wisata susur goa," ungkapnya.



Lakhomizaro menilai, event tersebut akan membuat Kepulauan Nias terus berkembang. Dicontohkannya, dari sisi penerbangan dari dan ke Nias yang terus bertambah. "Dahulu hanya penerbangan Gunungsitoli ke Medan, tapi sekarang sudah banyak penerbangan yang melayani Gunungsitoli-Padang bahkan hingga Jakarta," paparnya.



Untuk diketahui, event Sail Nias Tahun 2019 yang mengusung tema 'Nias Menuju Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia' puncaknya dilaksanakan 14 September 2019, dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly ditunjuk sebagai Ketua Panitia Nasional Sail Nias 2019.( LS )

Sidang Istimewa PAW DPRD Kota Medan


Wakil Wali Kota Hadiri Sidang Istimewa PAW DPRD Kota Medan




Medan  ( KBN ONLINE )

Wakil Wali Kota Medan Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengucapkan selamat atas dilantiknya Drs Paulus Sinulingga menggantikan Dr Bangkit Sitepu yang telah meninggal dunia pada 8 Februari lalu.

Ucapan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota saat mengikuti sidang Paripurna Istimewa Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Medan periode 2014 – 2019 di Gedung DPRD, Selasa (14/5).

Sidang Paripurna Istimewa yang dipimpin Ketua DPRD Henry Jhon Hutagalung ini melantik Drs Paulus Sinulingga menjadi anggota DPRD Medan sebagai Pengganti Antar Waktu  (PAW) DPRD Medan periode 2014-2019.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan walaupun hanya menjabat beberapa bulan saja tetap mampu bekerja secara optimal melayani rakyat walaupun dengan kurun waktu yang tersisa saat ini.

"Walaupun masa jabatan tersisa beberapa bulan lagi, saya berharap saudara tetap memberikan kinerja yang maksimal untuk menyerap aspirasi dari masyarakat serta mendukung pembangunan Kota Medan yang selama ini pemko medan upayakan," ujar Akhyar.

Selanjutnya Akhyar mengatakan agar Drs Paulus Sinulingga mampu mengeluarkan segala potensi terbaik yang dimilikinya untuk melayani rakyat dengan semaksimal mungkin, serta mampu memberikan presrasi yang membanggakan walau hanya beberapa bulan kedepan.

"Saudara juga harus melahirkan prestasi - prestasi kedepannya serta mengeluarkan potensi yang dimiliki selama berada di DPRD Kota Medan saat ini," katanya.

Selanjutnya usai memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPRD Medan ini, Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung mengingatkan agar Drs Paulus Sinulingga mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik serta mampu bekerja melayani rakyat dengan baik.

"Saya ucapkan selamat atas pelantikan Drs Paulus Sinulingga, semoga dengan dilantiknya saudara mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan sungguh-sungguh serta mampu bekerja melayani rakyat dengan semaksimal mungkin," ujarnya.

Rapat paripurna istimewa ini diawali dengan pembacaan surat keputusan Walikota Medan dan surat keputusan Gubernur Sumatera Utara. Kemudian diikuti dengan pengambilan sumpah jabatan serta penandatangan berita acara. Pelantikan ini ditandai dengan penyematan lencana DPRD Kota Medan oleh Ketua DPRD Kota Medan kepada Drs Paulus Sinulingga.(lm)


Wali Kota Besuk Panwascam di RSU Sufina Aziz


Wali Kota Besuk Panwascam di RSU Sufina Aziz




Medan  (  KBNLIPANRI ONLINE )

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, dan Dandim 0201/BS Kolonel Inf Yuda Rismansyah berkunjung ke RSU Sufina Aziz Jalan Karya Dalam, Kamis (25/4).

Kedatangan Wali Kota bersama Kapolrestabes serta Dandim 0201/BS untuk menjenguk Sugeng yang merupakan Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam).
 
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Wali Kota Medan terhadap Panwascam yang telah berjuang dan mengawasi berjalannya demokrasi.

Dalam kesempatan ini Wali Kota mengungkapkan, keberadaan Sugeng di rumah sakit dikarenakan kelelahan akibat mengawasi jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April lalu.

"Pada 17 April lalu, Sugeng bertugas memantau dan mengikuti jalannya Pileg dan Pilpres untuk memastikan tidak ada kecurangan,  dan akhirnya beliau jatuh sakit dan terpaksa dirawat di RSU Sufina Aziz," ungkap Wali Kota.

Kehadiran Wali Kota untuk memberikan support dan semangat agar Sugeng bisa sembuh dan dapat beraktivitas seperti biasa. "Saya harap Sugeng dapat sembuh secepat mungkin dan dapat menjalani aktivitas sepertia biasanya," ujarnya.

Wali Kota juga menyampaikan rasa terima kasih dan dedikasi Sugeng karena telah memberikan seluruh upaya dan kerja kerasnya demi kelancaran Pemilu dan Pileg kemarin.

"Saya mengucapkan terima kasih dan dedikasi yang telah diberikan oleh Sugeng karena sudah memberikan seluruh upaya yang dia miliki demi menjaga kelancaran Pemilu dan Pileg kemarin," ucapnya.(LM)

Gelar Pameran Buku dan IT


Dorong Minat Baca Pemko Medan Gelar Pameran Buku dan IT


Medan ( KBNLIPANRI ONLINE )

Untuk meningkatkan kecerdasan bangsa tidak hanya melalui pendidikan formal saja, namun juga dapat dilakukan melalui jalur non formal. Salah satunya dengan membangun sarana perpustakaan.

Perpustakaan merupakan gudang ilmu dari segala sumber baik dari koleksi buku maupun dari sumber online yang kini telah banyak melengkapi perpustakaan daerah dan perpustakaan-perpustakaan lainnya.

Hal ini disampaikan Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan Musaddad saat membacakan sambutan Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin,S, M.Si, MH ketika membuka acara Pembukaan Lomba Minat Budaya Baca  dan Pameran Buku di Halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, Rabu (24/4).

Lebih lanjut, Musaddad mengatakan, membaca buku dapat membuka pintu otak dan memandunya kearah kepandaian dan kebijaksanaan. Buku bisa menjadi teman duduk yang tidak akan memuji kita dengan berlebihan, teman yang tidak menipu kita dan teman yang tidak membuat kita bosan.

“Hendaknya buku yang dipamerkan kiranya bisa menjadi gambaran yang dapat menggugah untuk mau mengetahui lebih banyak ilmu pengetahuan dan dapat memenuhi kebutuhan akan bahan bacaan berkualitas” ujar musaddad.

Kemudian, Musaddad menyampaikan pameran buku dan gebyar lomba minat baca  ini, memiliki peranan yang cukup penting dalam memacu perkembangan wawasan masyarakat, khususnya terhadap dunia teknologi informasi.

“Harus kita sadari, bahwasanya apa yang kita coba sampaikan melalui media pameran buku dan gebyar lomba minat baca 2019 ini, jangan sampai hanya terbatas kepada sisi pelaksanaannya saja, akan tetapi, jauh lebih penting dari itu adalah sisi edukasi terkait pemahaman penggunaan fasilitas perpustakaan, koleksi buku, dan peningkatan minat baca masyarakat dengan baik dan tepat guna,” ucapnya.

Selanjutnya, Aspem juga mengatakan dengan terselenggaranya kegiatan ini maka diharapkan akan terjalin hubungan baik antara pemerintah daerah, penerbit, pembaca buku, sekolah-sekolah, siswa/i, dan masyarakat luas yang akan sama-sama diuntungkan.

“Marilah kita jadikan kegiatan ini untuk menyiapkan generasi bangsa yang handal dalam menggapai masa depan yang gemilang, karena dengan melalui buku kita dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam segala bidang,” kata Aspem.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan Drs Darussalam Pohan MAP dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung mulai dari 24-27 April 2019.

Selain memamerkan buku-buku berkualitas dari berbagai penerbit, lanjut Darussalam, akan di isi dengan berbagai lomba diantaranya lomba mewarnai tingkat PAUD dan TK, lomba bercerita rakyat tingkat SD sederajat, lomba pidato bahasa Inggris tingkat SMP sederajat, lomba menulis essay tingkat SMA sederajat, dan  lomba presenter bahasa inggris untuk umum. "Selama pelaksanaanya akan di isi dengan berbagai lomba yang diikuti oleh pelajar dan umum dengan jumlah peserta sebanyak 251 orang," jelas Darussalam.

Selain itu, lanjut Darussalam lagi, kegiatan ini dirangkaikan pula dengan pameran buku dan IT yang di ikuti oleh berbagai penerbit buku dan toko buku yg ada di kota Medan. "Kita juga melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan untuk melakukan sosialisasi mengenai Kartu Identitas Anak (KIA),” lanjutnya.(LM)

Hadiri Pemakaman Almarhum Taufan Gama Simatupang


Hadiri Pemakaman Almarhum Taufan Gama Simatupang, Gubernur Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Agar Mendapat Ampunan dari Allah SWT


MEDAN,( KBNLIPANRI ONLINE )

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Wakil Gubernur Musa Rajekshah dan Sekdaprov Sumut Sabrina menghadiri pemakaman Bupati Asahan Almarhum Drs Taufan Gama Simatupang MAP, Selasa (23/4) di Pemakaman Kayu Besar Jalan MH Thamrin Medan. Juga hadir Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Lubis Edy Rahmayadi dan Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah

 FOTO
 
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur  Musa Rajekshah dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut  Sabrina menghadiri pemakaman Bupati Asahan Almarhum Taufan Gama Simatupang di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kayu Besar Jalan Thamrin Medan, Selasa (23/4/2019). Almarhum meninggal pada Senin malam (22/4/2019) juga merupakan adik kelas dari Gubernur

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengajak kepada masyarakat yang masih diberikan kesempatan oleh Yang Maha Kuasa untuk terus mendoakan Almarhum Taufan Gama Simatupang agar mendapat ampunan dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Semoga Almarhum mendapat ampunan dari Allah SWT dan khusnul khotimah,” ujar Gubernur, usai acara pemakaman.



Gubernur juga mengatakan, bahwa manusia cepat atau lambat akan kembali kepada Allah. Karena itu, katanya, almarhum Taufan Gama sebenarnya adalah yang paling bahagia dibandingkan dengan orang-orang yang masih hidup saat ini. “Siapa yang duluan menghadap kepada Allah, dia yang paling bahagia,” sebutnya.



Gubernur juga menyampaikan, bahwa almarhum Taufan Gama merupakan adik kelasnya saat di bangku SMA. “Beliau adik kelas saya di SMA 1 Medan,” ungkap Edy Rahmayadi.



Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah pada kesempatan itu mengatakan, bahwa almarhum Taufan Gama merupakan sosok yang memiliki semangat yang tinggi. Beberapa kali bertemu, lanjutnya, semasa hidupnya sudah dalam keadaan sakit, namun semangatnya tidak pernah turun. “Insya Allah ini yang terbaik bagi almarhum dan banyak orang yang mendoakan beliau agar ditempatkan di sisi Allah SWT,” ujarnya.



Sebelumnya, jenazah tiba di pemakaman Kayu Besar Jalan MH Thamrin Medan sekitar pukul 12.00 WIB, dari rumah duka di Kabupaten Asahan yang dibawa menggunakaan ambulance. Turut serta keluarga besar dari almarhum Taufan Gama.



Acara pemakaman tersebut juga dihadiri Walikota Kota Medan Dzulmi Eldin, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, sejumlah OPD Pemprov Sumut, Pemko Medan, Pemkab Asahan, tokoh masyarakat, keluarga besar almarhum Taufan Gama Simatupang, serta ratusan masyarakat.( LM )





Menyusuri Sungai Babura, Gubernur Edy : Hentikan Membuang Sampah ke Sungai



MEDAN,( KBNLIPANRI ONLINE )
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution dan rombongan menyusuri Sungai Babura, Sabtu (20/4). Kegiatan susur sungai yang digelar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut dan Badan Wilayah Sungai (BWS) tersebut dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana yang jatuh pada tanggal 26 April.



Pada kesempatan itu, Gubernur meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai. Sehingga air sungai tidak tercemar dan jorok, serta terjaga kelestarian lingkungannya. Juga yang terpenting, tidak menghambat arus sungai, yang dapat menyebabkan bencana banjir ketika musim hujan.



"Karena sampah itu yang membuat sungai tercemar, sungai rusak, dan pada akhirnya sungai yang seharusnya menjadi simbol kesejahteraan makhluk hidup yang ada di dunia ini menjadi bencana, karena ulah manusia sendiri," ucap Gubernur.



Gubernur juga meminta kepada pihak terkait, untuk melakukan pembersihan sampah di sepanjang aliran sungai, mulai minggu depan. Sehingga sungai kembali bersih dan bebas sampah. “Mulai minggu depan ini harus dibersihkan,” ujarnya.



Sementara itu, sebelum acara Susur Sungai dimulai, Gubernur sempat memberikan pengarahan. Dikatakannya, bahwa kegiatan Susur Sungai tersebut penting untuk mengevaluasi keadaan sungai yang ada di Kota Medan.



"Kita bukan bertamasya, hari ini kita mengevaluasi keadaan sungai yang ada di Kota Medan, kalau bisa kegiatan seperti ini setiap bulan kita lakukan, karena kalau sungai kita terus terusan dibiarkan keadaanya seperti ini, bisa jadi puluhan tahun ke depan anak cucu kita bakal memiliki paru paru yang tidak baik, jadi hentikan membuang sampah ke sungai," ujar Gubernur.



Usai memberikan pengarahan, Gubernur langsung bergegas menuju perahu karet yang telah disediakan BPBD Sumut, ditemani Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution dan Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis. Kegiatan Susur Sungai dimulai dari kawasan Kantor Lurah Beringin, Jalan Pasar Mati Padang Bulan hingga ke Taman Beringin atau Taman Sudirman (depan Rumah Dinas Gubernur), dengan jarak tempuh sekira 3 km.



Sepanjang perjalanan menyusuri sungai, Gubernur yang turut mendayung perahu karetnya, sesekali  menggelengkan kepala melihat banyaknya sampah yang tersangkut di batang bambu dan pepohonan di sekitar sungai.  "Sampah itu yang difoto jangan saya, biar tahu masyarakat ini lah sampah yang mereka buang sembarangan," ujar Edy Rahmayadi.



Sementara itu, Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis mengatakan, untuk tahap awal pemerintah akan melakukan pembersihan, sehingga jalannya air bisa lancar dan tidak ada sampah yang menghambat.



"Sungai Babura kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, banyak delta delta di tengah sungai, untuk itu tahap awal kita akan melakukan pembersihan dahulu, dengan kehadiran bapak Gubernur dan Wakil Walikota Medan akan kita pikirkan kembali bagaimana menata kembali fungsi sungai," ujar Riadil.



Sebelumnya, Akademisi asal Universitas Sumatera Utara (USU) Asman Sembiring menyampaikan, bahwa banjir yang kerap mendera Kota Medan ini berbeda dengan Jakarta. "Medan ini setiap dua tahun sekali akan banjir besar, banjir Jakarta dengan banjir Medan itu berbeda. Medan ini berada pada elevasi yang cukup tinggi. Dengan ketinggian sekitar 16-60 mdpl dan tingkat kemiringannya 1,5 m/km," ucap Asman.



Turut hadir pada kegiatan Susur Sungai tersebut sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut dan Pemko Medan.( LM )



Gubernur Fokus Pada Perbaikan Infrastruktur Jalan


Kunker ke Kabupaten Padang Lawas, Gubernur Fokus Pada Perbaikan Infrastruktur Jalan


PADANG LAWAS,(KBNLIPANRI ONLINE ) – Perbaikan infrastruktur jalan menjadi fokus utama Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi ketika mengadakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Padang Lawas. Karena perjalanannya menuju Kabupaten Padang Lawas (Palas) jalan yang dilalui hampir seluruhnya rusak.

 FOTO

Gubernur Sumatera Utara  Edy Rahmayadi ketika mengadakan pertemuan dengan Organisasi Pimpinan Daerah, Camat, Kepala Desa, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas dan Organisasi Kemasyarakatan di Halaman Depan Kantor Bupati Kabupaten Padang Lawas, Rabu (10/4/2019). 

"Kadis PU Sumut, jalan yang rusak di Kabupaten Palas ini segara diperbaiki dalam waktu singkat ini. Saya akan datang lagi nanti ke Palas ini," ujar Gubernur saat bersilaturahmi dengan Bupati, OPD, Camat, Kepala Desa, Lurah, Kepala Sekolah se Kabupaten Padang Lawas, Rabu (10/4) di Kantor Bupati Palas.



Sehingga anekdot yang menyebut bahwa kalau sudah terasa lubang di jalan itu berarti sudah masuk daerah Sumut, tidak ada lagi. "Kalau ada bunyi ‘gedebuk’ itu tandanya sudah masuk Sumatera Utara. Jangan ada lagi itu," tegas Gubernur.



Gubernur juga mengingatkan kepada para kepala desa, Babhinsa dan Bhabinkamtibmas agar benar-benar membangun desa dan memperhatikan kesejahteraan rakyatnya. Apalagi jelang Pemilu yang tinggal menghitung hari ini, jangan ikut memikirkan apa yang menjadi pilihan rakyatnya  pada Pemilu nanti. "Undang-undangannya sudah jelas, TNI undang-undangnya ini, Polisi Undang-undangannya ini, begitu juga ASN. Biarkan rakyat berpesta dalam demokrasi ini," sebut Gubernur.



Dalam kesempatan itu, Edy Rahmayadi juga berterima kasih kepada masyarakat Palas yang 80 persen telah mengamanahkan dirinya menjadi Gubernur Sumut. "Saya akan bekerja untuk menunaikan amanah itu. Sama-sama kita bangun Kabupaten Padanglawas ini, agar rakyatnya sejahtera mewujudkan Sumatera Utara bermartabat," katanya.



Bupati Palas Ali Sutan Harahap dalam sambutannya mengharapkan kepada Gubernur Edy Rahmayadi agar Kabupaten Palas menjadi prioritas pembangunan. " Banyak jalan provinsi di Palas yang rusak dan perlu perbaikan, salah satunya Jalan dari Padang Lawas Utara (Paluta) menuju Kota Sibuhuan, Ibu Kota Palas," katanya.



Jelang pemilu 17 April 2019, lanjut Bupati, persiapan pelaksanaan Pemilu di  Palas secara umum berlangsung dengan lancar dan seseuai dengan jadwal yang telah ditetapkan KPU  Palas. "Stabilitas daerah Kabupaten Padang Lawas yang terdiri dari 12 kecamatan, 303 desa dan satu kelurahan jelang Pemilu 17 April 2019 juga dalam keadaan kondusif. Ini akan tetap kami jaga dan pertahankan agar pelaksanaan agenda nasional ini berjalan dengan sukses," ujar Bupati.



Sebelumnya, kedatangan Gubernur Edy Rahmayadi bersama Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Lubis Edy Rahmayadi dan rombongan disambut Bupati Padang Lawas Ali Sutan Harahap, yang ditandai dengan pemberian ulos kepada Gubernur oleh Bupati dan Sekda Kabupaten Palas Arpan Nasution.



Turut  hadir pada kesempatan tersebut pimpinan DPRD  Palas, Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Palas Anwar Hasibuan,  para kepala OPD Pemprov Sumut dan Palas, Camat, Kepala Desa, Babinsa, Kepala Sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Palas.( LM)




Lindungi Pelajar dari Bahaya Narkoba


Terima Kunjungan BNN Provinsi Sumut, Sabrina : Lindungi Pelajar dari Bahaya Narkoba


MEDAN,( KBNLIPANRI ONLINE ) – Para pelajar merupakan aset bangsa di masa depan dan juga merupakan tonggak  pembangunan bangsa Indonesia, karena itu harus dilindungi, termasuk dari bahaya narkoba. Karena itu, sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada para pelajar dan orang tua harus menjadi perhatian bersama.

 FOTO
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Drs. Ir. Hj. R. Sabrina, M. Si saat menerima audiensi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara Brigjen Atrial, SH bersama rombongan di Ruang Kerja Sekdaprovsu Lt. IX Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro No 30 Medan, Selasa (12/3).

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sabrina ketika menerima kunjungan Badan Nasional Nakotika (BNN) Provinsi Sumut, Selasa (12/3) di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan. “Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Pelajar jangan sampai terkontaminasi narkoba,” ujarnya.




Menurut Sabrina, istilah sosialisasi pengenalan narkoba yang selama ini digunakan, juga harus diganti untuk sosialisasi bahaya narkoba. Sehingga begitu mendengar kata ‘bahaya’ orang akan tersadar dan terbayang tentang mengerikannya dampak buruk narkoba itu.



Tidak hanya kepada para siswa dan guru di sekolah. Sosialisasi bahaya narkoba juga perlu dilakukan terhadap para orang tuanya. Sehingga para orang tua mengerti apa itu narkoba dan bahayanya, serta tanda-tanda orang yang terkontaminasi narkoba.



“Dengan begitu, diharapkan para orang tua dapat menjelaskan kepada anaknya tentang bahaya narkoba, serta tetap mengawasi anaknya, bahkan sampai di kamar. Jangan dikira anak belajar di kamar, ternyata lagi memakai narkoba," harap Sabrina.



Kepada para orang tua, juga harus diberi penjelasan, tentang apa yang harus dilakukan dan harus mengaku ke mana, jika mendapati anaknya sudah terkontaminasi narkoba. Sehingga tidak kebingunan atau justru menutup-nutupinya, jika tahu mengetahui ternyata terkontaminasi narkoba. “Untuk itu, kerja sama Pemprov Sumut dan BNN dalam hal ini sangat penting untuk dilakukan. Sehingga generasi muda kita terbebas dari bahaya narkoba,” ujarnya.



Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara Brigjen Atrial SH menyampaikan, bahwa BNN Provinsi Sumut perlu mengadakan kerja sama dengan Pemprov Sumut dalam rangka sosialisasi tentang bahaya narkoba, termasuk kepada para pelajar. “Apalagi, berdasarkan data yang ada, sedikitnya 24% dari 3,3 juta pelajar di Indonesia yang terkontaminasi narkoba,” katanya.



Untuk itu, Atrial berharap, Pemprov Sumut dapat menyurati seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumut agar bersama-sama menggalakkan sosialisasi bahaya narkoba. Serta mengaktifkan kembali rumah sakit dan puskesmas yang menjadi institusi penerima wajib lapor (IPWL). Sehingga dapat membantu penanganan para korban narkoba di daerah masing-masing.( LM )




Pemkab/Pemko se-Kepulauan Nias Dukung Sail Nias 2019


Wagub Sumut Harapkan Pemkab/Pemko se-Kepulauan Nias Dukung Sail Nias 2019


MEDAN, ( KBNLIPANRI ONLINE ) - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah mengharapkan seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias mendukung pelaksanaan kegiatan Sail Nias 2019. Sehingga kegiatan bertaraf internasional ini tidak hanya sukses dan lancar dalam pelaksanaannya, tetapi juga mampu memperkenalkan kepulauan Nias di mata dunia.

FOTO
 Wagub Sumut Musa Rajekshah didampingi Sekdaprov Sumut Sabrina pada rapat persiapan Sail Nias 2019, Jumat (8/3) di Ruang Rapat Kaharuddin Nasution, Lantai 8 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.

Hal itu disampaikan Wagub Musa Rajekshah yang didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sabrina pada rapat persiapan Sail Nias 2019, Jumat (8/3) di Ruang Rapat Kaharuddin Nasution, Lantai 8 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.



“Seil Nias ini membuktikan kalau Sumut memiliki daya tarik yang tak kalah indah dari daerah lain, seperti Bali. Maka kita berharap event bertaraf international ini mampu menarik wisatawan domestik juga asing untuk berkunjung menikmati suasana wisata kepulauan Nias,” ujar Wagub.



Karena itu, pesan Wagub, yang pertama harus dilakukan adalah perbaikan infrastruktur, mulai dari jalan hingga pembangunan fasilitas umum lainnya harus dipercepat, agar tidak ada kendala pada saat event berlangsung. “Infrastruktur itu sangat penting untuk dilakukan percepatan, hingga saat dimulainya event tidak terjadi kendala yang dapat menganggu acara yang bertaraf international tersebut,” jelasnya.



Musa Rajekshah juga menyampaikan, agar kegiatan ini nantinya tidak hanya berhenti pada tahun ini, melainkan menjadi agenda tahunnya yang harus diselenggarakan setiap tahun di Kepulauan Nias. “ Saya juga berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan di kepulauan Nias , dan harus lebih menarik setiap tahun, agar wisatawan dalam dan luar negeri tertarik untuk melihat dan berkunjung setiap tahunnya,” katanya.



Sementara itu, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumut  Hidayati menjelaskan, rencananya event Sail Nias akan dilaksanakan di Nias Selatan pada September 2019 dan melibatkan seluruh kabupaten/kota di Kepulauan Nias. Serta melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut dan kabupaten/kota di Sumut, untuk ikut memeriahkan event tersebut.



Akan ada banyak acara di Sail Nias. Mulai dari kebudayaan, olah raga, kuliner, serta aksi lompat batu yang merupakan andalan Kepulauan Nias. "Puncaknya ada aksi seremonial, gelar budaya, pameran, bakti sosial dan pelayanan kesehatan, atraksi kelautan dan peresmian beberapa pelaksanaan pembangunan," jelasnya.



Tujuan pelaksanaan Sail Nias tersebut, kata Hidayati adalah sebagai salah satu upaya percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah terpencil, khususnya di Kepulauan Nias. Kemudian menggalang keterpaduan, sinergi program dan anggaran lintas Kementerian/Lembaga dan Daerah dalam rangka pelaksanaan pembangunan serta mewujudkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.



"Tujuan lainnya yaitu mempromosikan lokasi kegiatan sebagai tujuan wisata nasional dan internasional. Kita ingin mengukuhkan kembali kejayaan bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari yang hidup di Negara Kepulauan, dan mengembangkan rute pelayaran kapal-kapal ke perairan Indonesia,"ungkapnya.



Turut hadir pada rapat tersebut sejumlah OPD Pemprov Sumut, serta para Bupati dan Walikota se Kepulauan Nias.( LM )



Festival Seni Budaya DKSU


Berpotensi Semarakkan Pariwisata Sumut, Gubernur Dukung Festival Seni Budaya DKSU


MEDAN,( KBNLIPANRI ONLINE ) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengapresiasi serta mendukung penuh Festival Seni dan Kebudayaan Sumut yang akan dilaksanakan Dewan Kesenian Sumatera Utara (DKSU) pada tanggal 19-24 Maret mendatang. Menurutnya, kegiatan-¬kegiatan seperti festival tersebut berpotensi semarakkan pariwisata Sumut.

Gubernur Sumatera Utara  Edy Rahmayadi menerima kunjungan Dewan Kesenian Sumatera Utara (DKSU) di ruang kerjanya Lantai 10 Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu (27/2/2019). Gubernur mengapresiasi serta mendukung penuh rencana Festival Seni dan Kebudayaan Sumatera Utara (Sumut) yang akan dilaksanakan oleh Dewan Kesenian Sumatera Utara (DKSU) pada tanggal 19-24 Maret 2019 mendatang


“Bagus ini, festival ini kan merupakan salah satu metode sosialisasi seni dan budaya. Sehingga lebih banyak masyarakat yang kenal dengan keberagaman seni dan budaya kita di Sumut ini, dengan begitu menarik minat orang untuk berwisata ke sini,” ujarnya saat menerima kunjungan dari Ketua DKSU Baharuddin Saputra beserta rombongan di ruang kerjanya lantai 10, Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (27/2).



Pariwisata sebagai salah satu sektor yang juga diprioritaskan oleh Pemprov Sumut, kata Edy, membutuhkan strategi dan rencana-rencana yang mantap untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Sumut. “Festival ini salah satu contohnya, semakin banyak event-event seperti ini, apalagi tersebar di media, akan memberi kesan positif tentang Sumut,” ucapnya.



Saat ini, kata Gubernur, Pemprov sedang berusaha untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dari 230.000 hingga 500.000 pengunjung. Karena itu disayangkan, jika masih ada kesan-kesan negatif yang ditampilkan tentang Sumut di media, seperti demo, kriminal, dan lainnya. “Hal-hal seperti ini kan tentu mengurangi minat orang untuk datang dan berinvestasi, nah kita butuh kegiatan seperti ini yang menyejukkan,” tuturnya.



Edy Rahmayadikemudian berpesan agar kegiatan yang akan dilaksanakan tersebut direncanakan dengan baik dan detail. Seluruh kesenian dan kebudayaan dari delapan etnis harus tergambar pada festival nantinya. “Hubungan kita dengan seni dan budaya kental sejak dulu, tolong hidupkan dan kembalikan lagi itu,” katanya.



Sebelumnya, Ketua DKSU Baharuddin Saputra menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Edy yang telah menerima dirinya dan rombongan. Baharuddin menjelaskan bahwa DKSU berencana untuk menyelenggarakan Festival Seni Budaya Sumut pada tanggal 19-24 Maret 2019 di Taman Budaya Sumut.



“Di sana nantinya akan digelar parade budaya dimulai dari Lapangan Merdeka hingga lokasi utama. Setelah itu beralngsung beberapa lomba, pameran lukisan dan fotografi, pertunjukan dan atraksi, intinya akan ada banyak stage di sana. Kita harapkan kehadiran Bapak untuk membuka festival nantinya,” ucapnya.



Baharuddin juga menjelaskan bahwa Festival Seni Budaya ini merupakan festival perdana dan merupakan gebrakan dari kepengurusan DKSU periode 2017-2022 untuk tahun 2019. Seluruh kabupaten/kota akan diinformasikan untuk turut memeriahkan festival.( lm )



RPJMD Sumut 2018-2023 Ditetapkan Gaji Guru Honorer Naik jadi Rp 90.000/Jam


RPJMD Sumut 2018-2023 Ditetapkan Gaji Guru Honorer Naik jadi Rp 90.000/Jam


MEDAN,( KBNLIPANRI ONLINE ) – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2018-2023 ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD Sumut, Senin (25/2) di gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Nomor 5, Medan. Pendidikan menjadi salah satu program prioritas, dari lima program yang dirancang untuk mewujudkan RPJMD tersebut.




FOTO
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu ) Edy Rahmayadi menghadiri Rapat Paripurna Pengesahan  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Utara di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Jalan Iman Bonjol Medan,

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan, untuk mewujudkan masyarakat yang terpelajar, berkarakter, cerdas, berdaya saing dan mandiri, sasaran bidang pendidikan diarahkan kepada peningkatan kualitas dan keterjangkauan layanan pendidikan dengan target tercapainya angka rata-rata lama sekolah 10,5 tahun. 



Hal ini dilakukan melalui upaya peningkatan kualitas dan kompetensi guru, serta penambahan gaji guru honorer menjadi Rp 90.000 per jam, dari semula usulan DPRD hanya Rp 60.000 per jam. “Itu sudah saya hitung, makanya saya berani menetapkan angka itu, bahkan saya mau kalau bisa Rp 100.000 per jam, tapi kita syukuri ini bisa naik dari saat ini guru-guru honor hanya menerima Rp 40.000 per jam, tahun ajaran baru nanti kebijakan ini akan saya berlakukan,” ungkap Gubsu Edy.



Untuk peningkatan kualitas dan keterjangkauan layanan pendidikan, Gubsu memasang target 10,5 tahun angka rata-rata lama sekolah yang mendapat bantuan bersubsidi. “Sebenarnya bila mengacu pada perintah undang-undang harusnya sampai 12 tahun, tapi saat ini uang kita belum cukup, kalau dihitung-hitung bisa Rp 300 miliar - Rp 400 miliar per tahun untuk kita mensubsidi sekolah,” jelasnya.



Lalu untuk pemerataan pendidikan di daerah-daerah, Gubsu akan membuat program ‘Guru Terbang’ dalam rangka pemenuhan kebutuhan guru di wilayah tertinggal. “Nanti guru-guru yang sudah PNS atau pun honor akan kita jadwalkan untuk mengajar ke daerah tertinggal, sebagai imbalannya akan kita berikan insentif,”tambahnya.



Program prioritas lainnya, untuk mewujudan visi “Sumut yang maju, aman dan bermartabat” dalam RPJMD adalah pelayanan kesehatan berkualitas, penyediaan lapangan kerja, insfrastruktur yang baik, dan mengembalikan Sumut pada sektor agraris dan pariwisata. Dengan sasaran utama “Membangun Desa Menata Kota”.



Untuk bidang kesehatan, kata Gubsu, diarahkan kepada peningkatan derajat kesehatan masyarakat dengan target pencapaian usia harapan hidup 70 tahun. Hal ini dilakukan melalui upaya peningkatan kerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota dalam  peningkatan kompetensi SDM tenaga kesehatan, sarana prasarana, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, pengembangan rumah sakit umum daerah sebagai rumah sakit rujukan. “Serta pengembangan rumah sakit provinsi (Rumah Sakit Haji Medan) bertaraf internasional, yang diharapkan dapat mengurangi masyarakat yang berobat ke luar negeri,” ujarnya.



Dengan langkah-langkah dan koordinasi tersebut, maka diharapkan dapat mendorong terwujudnya penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi, balita stunting dan peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat.



Lalu untuk bidang ketenagakerjaan, akan dibangun pusat inovasi dan industri kreatif antara lain di Samosir, Langkat, Tapanuli Tengah dan Medan. Sedangkan untuk menunjang bidang infrastruktur, antara lain akan dilakukan peningkatan konektivitas antar wilayah melalui pembangunan dan peningkatan jalan dan jembatan dengan target terwujudnya ‘Jalan Mantap’ 90 persen. Pembangunan proyek strategis pun akan dipacu seperti pembangunan Jalan Tol Sumatera, Kereta Api Tran Sumatera dan Pelabuhan Kuala Tanjung, serta peningkatan akses transportasi menuju destinasi wisata seperti Bahorok (Langkat), Pulau Berhala (Serdang Bedagai) dan Danau Siais (Tapanuli Selatan).



Terakhir, dalam bidang pertanian dan pariwisata, kesejahteraan petani adalah prioritas utama, dengan menggalakkan upaya pengembangan kawasan agribisnis dan agro-industri  lewat program one region one product. Sentra peternakan pun akan dikembangkan terutama pada daerah Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Asahan, Tapanuli Selatan dan Labuhan Batu.



Sementara itu, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman mengapresiasi keseriusan Gubsu Edy Rahmayadi untuk membangun Sumut. Khususnya dalam penyusunan RPJMD Sumut 2018-2023 yang baru ditetapkan. “Pada rapat ini saya sampaikan apresiasi kepada Gubsu, dalam keseriusannya untuk membangun Sumut,” ujar Wagirin.



Turut hadir dalam rapat itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sabrina, anggota DPRD Sumut, OPD Pemprovsu dan perwakilan Forkopimda Sumut. ( lm )